Home / peristiwa / Seorang anak di Dipasung terbunuh, predikat rumah layak anak di kota Tangsel menjadi pusat sorotan

Seorang anak di Dipasung terbunuh, predikat rumah layak anak di kota Tangsel menjadi pusat sorotan

Warta.top – Masyarakat menyoroti kasus kematian Zidni Khairi Alfatir yang berusia 10 tahun di sebuah rumah sewaan di desa Jalan Sayur Asem RT 14/04 di desa Setu, selatan kota Tangerang, pada hari Minggu 17 / 11.

Kasus kematian bocah itu dalam penghormatan karena anak berkebutuhan khusus yang telah dirawat di rumah transisi pelayanan sosial kota Tangerang Selatan ditempatkan di rumah orang tuanya selama tiga tahun sejak 2016. Sebelumnya, Dinas Sosial Tangerang Selatan telah mengembalikan korban ke keluarganya.

Dia dipanggang oleh bara api di rumah kontrakan yang dihuni bersama ayahnya pada Minggu siang. Sayangnya, korban meninggal dirantai.

"Pertanyaan kami adalah sejauh mana pengembangan dan pengawasan Dinas Sosial Tangerang Selatan dan bagaimana tanggung jawab DPMP3AKB Tangerang Selatan mengklaim memiliki kelompok kerja hingga tingkat RW / RT untuk melindungi anak-anak tetapi ada anak-anak yang telah meninggal secara menyedihkan karena pasung, "kata Wakil Koordinator Kebenaran Jupri Nugroho dalam pernyataan tertulis, Senin (18/11).

Jupri mengatakan pemerintah kota Tangerang selatan harus bertanggung jawab atas kematian ZKF yang telah dipanggang dalam keadaan macet.

"Tentu saja, ini menjadi hadiah pahit pada usia 11 untuk Tangerang Selatan, serta bukti ketidakmampuan pihak yang terlibat dalam pelaksanaan tugas mereka. kembali memenangkan penghargaan kota pada tahun 2019, yang merupakan omong kosong karena pada kenyataannya, seorang anak dengan kebutuhan khusus harus mati, kondisinya seperti itu, "katanya.

Untuk alasan ini, ia mendesak DPRD Tangerang Selatan untuk mengadakan OPD yang relevan, sehingga insiden tersebut menjelaskan masalah yang mempengaruhi bocah tersebut. tak bahagia itu.

"Kami meminta DPRD, sebagai juru bicara masyarakat, untuk dapat mempertanyakan kejadian ini dengan pemerintah, yang telah lalai dan belum melakukan tugasnya dengan baik," katanya. dia menyatakan. (Gil)

(tagsToTranslate) Api


Source link

Check Also

Komisi X DPR memberikan banyak "pekerjaan rumah" kepada Nadiem Makarim

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Liputan6.com/JohanTallo Warta.top – Seorang anggota Komisi X DPR memberikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *