Home / peristiwa / Satgas Banyuwangi mengembangkan kebijakan baru untuk mencegah penularan Covid-19

Satgas Banyuwangi mengembangkan kebijakan baru untuk mencegah penularan Covid-19

Warta.top – Satgas Penanganan Covid-19 (Satgas) kembali merumuskan kebijakan pengendalian penularan virus corona melalui Banyuwangi. Destinasi wisata, Open Green Spaces (RTH), dan tempat hiburan yang ditutup dari akhir 2020 hingga 3 Januari akan diizinkan untuk dibuka kembali dengan batasan dan ketentuan yang secara ketat menegakkan protokol kesehatan (lelucon).

Hal itu terungkap saat rapat koordinasi Pokja Covid-19 pada Senin (11/1/2021). Rapat koordinasi ini dihadiri oleh dua orang asisten kepala satuan tugas, yaitu Panglima Kodim 0825, Letkol (Inf) Yuli Eko Purwanto dan Letkol Danlanal (P) Joko Setiyono. Selain itu, sekretaris pokja yang juga sekretaris daerah (Sekkab) Mujiono dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr. Widji Lestariono dan sejumlah elemen terkait juga hadir pada pertemuan yang digelar di Posko Penanganan Covid-19 Banyuwangi tersebut.

Sekretaris Pokja Mujiono mengatakan, rapat koordinasi tersebut dilakukan untuk merumuskan kebijakan baru terkait pengelolaan Covid 19 di daerah. Mengingat kebijakan sebelumnya yaitu SE nomor 210 / SE / STPC / 2020 tanggal 29 Desember 2020 telah berakhir. Sebelumnya, di SE, sejumlah poin diatur terkait upaya pencegahan penularan Covid-19 saat libur tahun baru.

Satgas Banyuwangi merumuskan kebijakan baru untuk mencegah penularan Covid-19 © 2021 Warta.top

Antara lain penutupan seluruh destinasi wisata, karaoke dan tempat hiburan, serta pusat perbelanjaan atau pusat perbelanjaan mulai 31 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021. Ada juga pengaturan jam buka kafe dan restoran dan toko modern dan tradisional.

“Ternyata hasilnya sangat positif. Pada malam tahun baru tidak ada kerumunan besar-besaran. Tidak ada konvoi dan sebagainya, situasinya pas, aman dan terkendali. Sekarang kami kembali menggelar rapat koordinasi untuk menata kembali regulasi pengendalian kegiatan masyarakat terkait Covid-19 pasca SE terkait hari raya. Tahun baru lalu, ”kata Mujiono.

Rapat koordinasi kali ini, kata Mujiono, untuk merumuskan kebijakan baru pengelolaan Covid 19 sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1/2021 dan SK Nomor 188/7 / KPTS / 031 / 2021 dari Gubernur Jawa Timur tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

“Meski Banyuwangi bukan salah satu daerah terlarang, kita perlu melakukan penyesuaian. Karena saat ini masih ada penularan virus di masyarakat yang tidak hanya jumlah kasus positifnya yang terus meningkat tetapi jumlah kasus kematian masih terus terjadi, ”kata Mujiono.

Selain itu, berdasarkan hasil rapat koordinasi, lanjut dia, ada sejumlah ketentuan yang akan disepakati Satgas. Misalnya, destinasi wisata dapat beroperasi dengan jam buka, yaitu antara pukul 10:00 hingga 15:00. “Kecuali Ijen, buka mulai pukul 01.00 hingga 08.00,” ujarnya.

Satgas Banyuwangi mengembangkan kebijakan baru untuk mencegah penularan Covid 19

© 2021 Warta.top

Tak hanya itu, mall, toko modern, dan pusat perbelanjaan juga bisa dibuka mulai pukul 10.00 hingga 18.00. Ketentuan serupa juga akan berlaku untuk tempat hiburan dan karaoke, buka dari pukul 10:00 hingga 18:00. Selama waktu tersebut, ruang terbuka hijau buka mulai pukul 10.00 hingga 15.00. Sedangkan untuk hotel, pengunjung belum menunjukkan hasil rapid test antigenik negatif.

“Jika tidak berhasil, maka poin-poin penting kesepakatan itu akan segera disosialisasikan ke tingkat kecamatan dan desa dengan melibatkan stakeholders terkait. Rencananya juga, jika tidak ada perubahan, SE terbaru akan berlaku pada Rabu (13/1/2021)., ”ujarnya.

Selain itu, Mujiono mengatakan Operasi Justisi untuk mendukung program kesehatan juga akan ditingkatkan di Banyuwangi. “Operasi Justisi akan selalu didorong berkat sinergi pemerintah daerah bersama TNI/ Polisi. Pokja juga mengaktifkan kembali pos-pos pemeriksaan di sejumlah pintu masuk daerah agar kabupaten kita tetap terjaga, ”pungkasnya. [hhw]

.


Source link

Check Also

Donor plasma di Kediri, PMI bisa mendapatkan 2 kantong dari penderita Covid-19

Warta.top – Jumlah penderita Covid-19 yang menjadi pendonor plasma darah di Kota Kediri meningkat dua …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *