Home / peristiwa / Saat bepergian ke Papua, Mahfud ingin memantau situasi sebelum ulang tahun OPM

Saat bepergian ke Papua, Mahfud ingin memantau situasi sebelum ulang tahun OPM

Jumat, 29 November 2019 20:18
reporter: independen

Menteri Politik dan Keamanan, Mahfud Md. © 2019 Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra

Warta.top – Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, Mahfud, mengatakan bahwa ia akan mengunjungi Papua malam ini untuk kunjungan kerja. Dia mengungkapkan bahwa keberangkatannya dijadwalkan untuk mengamati negara Papua pada hari peringatan OPM pada 1 Desember.

"Saya akan mengatur kunjungan kerja reguler, saya akan berbicara dengan masyarakat sipil, termasuk (peringatan OPM), kita akan melihat apa yang terjadi," katanya di kantornya. JakartaJumat (29/11).

Menurutnya, saat ini tidak ada masalah luar biasa di sana. "Saya melihat tidak akan ada masalah luar biasa, miskin di Papua," katanya.

Mantan hakim Mahkamah Konstitusi itu menunjukkan bahwa situasinya sekarang tenang. Jauh lebih baik dari sebelumnya.

"Ini jauh lebih baik daripada sebelumnya, itu berarti tidak ada lagi ledakan yang menghangatkan atmosfer, dan informasi yang telah diterima dingin, jauh lebih dingin," katanya.

1 dari 2 halaman

Jokowi Tinggalkan pesan

Menteri Koordinasi yang bertanggung jawab atas politik, hukum dan hak asasi manusia, Mahfud MD, dijadwalkan mengunjungi Papua malam ini. Presiden Joko Widodo memberi tahu Mahfud sejumlah pesan.

Menteri Luar Negeri Pratikno menyampaikan pesan Jokowi: "Karena menteri koordinator akan berangkat ke Papua malam ini, saya baru saja mengatakan beberapa kata dari Presiden," kata Pratikno kepada Kementerian Luar Negeri. Koordinasi yang membidangi Politik dan Keamanan, Jakarta, Jumat (29/11/2019).

Salah satu pesan Jokowi, kata Pratikno, adalah untuk terus mendekati masyarakat Papua.

"Intinya, kita harus melanjutkan upaya mengatasi pendekatan sosial dan budaya, mengembangkan Papua, ekonomi Papua," kata Pratikno.

2 halaman di 2

MRP meminta pejabat untuk menarik diri dari Papua

Sebelumnya, Majelis Rakyat Papua (PAM) telah bertemu dengan Wakil Presiden, Ma & rt AminDatang ke sini MRP mengatakan sejumlah hal, salah satunya meminta pesawat itu dipindahkan dari negara Papua.

"Pentingnya menghilangkan tindakan kekerasan di Papua Dalam konteks ini, penilaian komprehensif tentang pendekatan keamanan di Papua diperlukan. Pendekatan persuasif lebih disukai," kata presiden. Pokja PRP di Papua, Demas Tokoro, usai bertemu di kantor Wakil Presiden, Jakarta Pusat. , Kamis (28/11).

Demas menjelaskan, penempatan personel polisi dan tentara TNI jangan kembali ke komunitas di sana. Sebaliknya, alat pendekatan sosiologis sangat buruk.

"Karena pendekatan sosiologis dapat dibuat, budaya dapat dicapai, kemanusiaan, dan mental dan spiritual, itu penting bagi orang Papua," kata Demas.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com

(Fik)

(tagsToTranslate) Papua (t) Papua Barat (t) Menteri Koordinasi Urusan Politik dan Hukum, Mahfud MD (t) Organisasi Jakarta untuk Papua Merdeka (t)


Source link

Check Also

Komisi X DPR memberikan banyak "pekerjaan rumah" kepada Nadiem Makarim

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Liputan6.com/JohanTallo Warta.top – Seorang anggota Komisi X DPR memberikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *