Home / peristiwa / PSBM Kota Cimahi, kegiatan diperkuat dengan operasi Yustisi

PSBM Kota Cimahi, kegiatan diperkuat dengan operasi Yustisi

Warta.top – Pemerintah Kota Cimahi mulai menerapkan Pembatasan Sosial Skala Mikro (PSBM) setelah masuk kategori zona merah penyebaran Covid-19 di Jawa Barat. Tahap awal kegiatan pengetatan ditandai dengan dukungan operasi serta razia terhadap pelanggar protokol kesehatan.

Penampakan tersebut disaksikan langsung oleh Walikota Cimahi Ajay M Priatna, serta Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudi Sufahriadi dan Pangdam III / Siliwangi May. TNI Nugroho Budi Wiryanto.

Dalam operasi tersebut, petugas gabungan menghentikan sejumlah kendaraan karena tidak memakai masker. Mereka juga diminta menunjukkan identitas diri seperti KTP untuk dimasukkan dalam database pelaku.

“Operasi Justisi di Cimahi, sebagai hasil evaluasi oleh Pemprov Jabar dinyatakan masuk zona merah,” kata Kapolres Jabar Rudi Sufahriadi.

Dalam kebijakan PSBM ini, tim Satgas COVID-19 Kota Cimahi meneliti dan memetakan lokasi penyebaran virus ke rumah warga. “(Kami mencari) itu positif dan itulah yang berfokus pada isolasi,” katanya.

Seperti diketahui, Kota Cimahi merupakan salah satu kawasan yang ditetapkan sebagai zona merah di Jawa Barat. Selain itu, Kota Depok, Kota Bogor, Kabupaten Bekasi memiliki status yang sama berdasarkan evaluasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Sebelumnya, Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna mengatakan kebijakan PSBM berimplikasi pada penguatan pengawasan kegiatan masyarakat hingga ke tingkat desa. Semua kebijakan itu dikoordinasikan dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

“Teknik PSBM sama seperti dulu, karena gubernur bilang tidak perlu PSBMK, hanya PSBM. Jadi kita lakukan seperti dulu, orang tidak keluar-masuk seenaknya. “, apakah dia menyatakan.

Ajay mengakui, tren kasus Covid-19 di Kota Cimahi memang mengalami peningkatan selama sebulan terakhir dengan peningkatan uji masif yang dilakukan. Berdasarkan hasil asesmen, tingginya angka kasus penemuan Covid-19 tidak lepas dari peningkatan aktivitas masyarakat.

“Sudah banyak yang dikonfirmasi dari luar daerah, itu yang kami mohon maaf. Dari luar kota berharap bisa ketemu adik-adik,” ucapnya. dideklarasikan.

Pemerintah Kota Bandung Siapkan Opsi Pelaksanaan PSBM

Sementara itu, Pemerintah Kota Bandung segera mengambil tindakan untuk kembali melaksanakan Kebijakan Pembatasan Mikro dan Sosial Masyarakat (PSBMK). Namun, peraturan tersebut akan diberlakukan di kabupaten dengan kasus penyebaran virus yang tinggi.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan PSBMK menjadi pilihan jika ada kabupaten yang penularan Covid-19 tinggi atau bahkan tidak terkontrol. Hanya saja, pelaksanaannya masih belum ditentukan kapan.

“Kami coba perketat AKB dulu, karena salah satu kunci menekan penyebarannya adalah penggunaan masker,” ujarnya. [eko]

.


Source link

Check Also

Kakak dan adik diserang oleh buaya muara untuk mencari kerang

Warta.top – Kakak beradik dari Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *