Home / peristiwa / Presiden Paguyuban Tunggal Rahayu membantah perubahan simbol Garuda Pancasila

Presiden Paguyuban Tunggal Rahayu membantah perubahan simbol Garuda Pancasila

Warta.top – Tokoh satu komunitas Rahayu, Sutarman alias Cakraningrat, mengaku tak merasa telah mengubah lambang negara Indonesia, Garuda Pancasila. Sutarman juga membantah menambahkan kalimat pada rekaman yang bertuliskan Bhineka Tunggal Ika.

“Ini bukan pengganti. Mohon maaf kalau diganti ya. Tapi dasar harus diluruskan. Jadi secara religius itu pembacaan ritual sholat. Kalau kondisinya dalam masa kritis, Kami ambil sikap, pelajari, jalani, “kata Sutarman kepada Mabes Polres Garut, Kamis. (10/0).

Berdasarkan hal tersebut, ia kemudian membariskan Garuda Pancasila dengan kepala menghadap ke depan. Menurut dia, burung Garuda Pancasila yang semula menjadi lambang nasional kini menghadap ke depan.

“Tadinya Garuda Pancasila yang asli menghadap ke depan, diganti hingga 3 kali. Untuk globe sudah deal,” ujarnya.

Untuk penambahan kalimat “Soenata Logawa” di bawah kalimat “Bhineka Tunggal Ika”, menurutnya sesuai dengan urutan awal.

“Jadi kita kembali ke asal, ke pengaturan, ke ketertiban, dari bawah ke atas kita bersatu,” ujarnya. [gil]

.


Source link

Check Also

Serka BP mabuk saat mengendarai mobil dan menabrak Briptu Andry

Warta.top – Komandan polisi Tentara (Danpom) Kodam Jaya Kolonel CPM Andrey Swatika Yogaswara mengungkap fakta …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *