Home / peristiwa / Polisi membunuh dua pekerja dan memeriksa SOP untuk dua kereta api Bogor-Sukabumi

Polisi membunuh dua pekerja dan memeriksa SOP untuk dua kereta api Bogor-Sukabumi

Senin, 18 November 2019 22:32
reporter: Rasyid Ali

Tanah longsor Cigombong. © 2019 Warta.top

Warta.top – UNTUKpolisiKompleks Bogor memeriksa prosedur operasi standar dalam pekerjaan Jalur Ganda Bogor-Sukabumi, yang menewaskan dua pekerja pekan lalu.

Pada Sabtu (16/11), dua pekerja tewas oleh tanah longsor saat mereka sedang mengerjakan pembangunan dinding penahan di sekitar rel kereta api.

Hingga saat ini, polisi telah mewawancarai 9 orang sebagai saksi, termasuk kepala perusahaan dengan inisial PN. Menurut Kasat Reskrim, Kepolisian Bogor, AKP Benny Cahyadi, total 14 orang akan diwawancarai.

"Jumlahnya diperiksa oleh sembilan pekerja, semua pemilik sudah diperiksa, pemiliknya juga identik. Kejadian ini sudah bertambah (penyelidikan)," katanya, Senin (18/11).

1 dari 1 halaman

Cari masalah kelalaian profesional

Terkait dugaan kelalaian pekerjaan, Benny tidak bisa memastikan. Menurut dia, setelah memeriksa semua saksi, dia hanya menyimpulkan bahwa kejadian itu karena kelalaian atau bencana alam.

"Kami selalu memeriksa. Setelah verifikasi, mereka semua keluar. Ini juga posisi sembilan orang yang diperiksa, ditambah lima orang yang terkait dengan SOP, maka faktor insiden termasuk seri pada objek sewaan. Kami akan meminta keajaiban. panggilannya, "kata Benny.

Pembangunan Proyek Kereta Api Bogor-Sukabumi Ganda di Desa Watesjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, memiliki konsekuensi yang merugikan. Dua pekerja meninggal karena tanah longsor yang terjadi di lokasi konstruksi pada hari Sabtu 11/11 pukul 07:00 WIB.

(Fik)

(tagsToTranslate) Kecelakaan Kerja (t) Bogor


Source link

Check Also

Gerindra membawa "para jenderal" untuk bertarung dalam pemilihan di Surabaya

Warta.top – Berjuang di pemilihan pemimpin daerah (Pilkada) di Jakarta SurabayaPesta Gerindra pasti sudah menyiapkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *