Home / peristiwa / Polda Jawa Tengah Temukan Pencurian Dari Toko Emas Di Blora Libatkan Purnawirawan TNI

Polda Jawa Tengah Temukan Pencurian Dari Toko Emas Di Blora Libatkan Purnawirawan TNI

Warta.top – Direskrimum Polda Jateng membongkar gerombolan pencuri di Jawa Timur yang melakukan aksi di sebuah toko emas di Kabupaten Blora. Salah satu penyerang melibatkan seorang pensiunan TNI Penduduk Kabupaten SFK Miskin, TR Resident (23) Surabaya dan MAE (28), warga Kabupaten Gresik.

“Hasil pengembangan gerombolan pencuri toko emas itu melibatkan pensiunan prajurit TNI. SFK ini bertindak sebagai eksekutor, kita tembak di kaki,” kata direktur kejahatan itu. Jenderal Polda Jateng (Dirkrimum) Kombes Pol Wihastono Yoga Pranoto, Rabu 16/9.

Dalam aksinya, kata dia, penyerang dibekali senjata api yang fleksibel. Salah satu penyerang menodongkan pistol ke karyawan tersebut untuk memintanya menyerahkan uang. polisi Yang melakukan penyidikan kesulitan, karena pelakunya memakai topeng saat beraksi.

“Pelakunya susah diidentifikasi, pakai masker. Berkat kejelian petugas, geng pencuri Jatim akhirnya ditangkap di lokasi terpisah. SFK ditangkap di Subah, Kabupaten Batang, Jawa Central, sedangkan kedua pelaku ditangkap di Surabaya, ”ujarnya.

Soal senjata api, pihaknya menduga SFK sudah mahir menggunakan soft weapon yang dimodifikasi. Karena itu, dia bertanggung jawab atas eksekusi.

“Jadi SFK pakai senpi, ditengarai sudah kompeten. Semua eksekusinya akan menentukan, yang lain punya tugas mengawasi,” jelasnya.

Dari hasil pencurian di toko emas tersebut, geng berhasil mencuri 117 permata emas dengan kerugian Rp 274 juta. Hasil rencana pencurian emas tersebut dijual untuk melunasi hutang dan dibagi dengan dua aktor lainnya.

“Produk emas itu dijual ke wilayah Lembang, Subang, Indramayu, dan Cirebon. Mereka menjualnya di pinggiran toko emas, sisanya melunasi utang dan kebutuhan pokok,” ujarnya.

Wihastono juga menjelaskan bahwa tersangka SFK merupakan pelanggar berulang dalam kasus penggelapan, dan MAE merupakan pelanggar berulang dalam kasus pidana. Terhadap tersangka, petugas berhasil menyita barang bukti berupa uang tunai Rp 33 juta dan 30 perhiasan emas.

“Pelaku dituntut pasal 365 KUHP karena melakukan pencurian disertai kekerasan dengan ancaman 9 tahun penjara,” kata Wihastono. [fik]

.


Source link

Check Also

Serka BP mabuk saat mengendarai mobil dan menabrak Briptu Andry

Warta.top – Komandan polisi Tentara (Danpom) Kodam Jaya Kolonel CPM Andrey Swatika Yogaswara mengungkap fakta …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *