Home / peristiwa / Penggunaan masker dan sarung tangan saat memberikan suara akan menyulitkan penyandang disabilitas

Penggunaan masker dan sarung tangan saat memberikan suara akan menyulitkan penyandang disabilitas

Warta.top – Pemakaian masker dan sarung tangan saat memberikan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkada 2020 dinilai sulit bagi penyandang disabilitas atau disabilitas. Hal tersebut diungkapkan Ketua Bidang Politik Pusat Akses Pemilihan Umum (PPUA) Penyandang Disabilitas (Penca), Mahmud Fasa, mengungkapkan hal tersebut saat mengikuti simulasi pilkada serentak di Lapangan Cilenggang, Kecamatan. Serpong, Tangerang Selatan.

Dalam simulasi tersebut, Mahmud memberikan sejumlah catatan. Yang pertama menyangkut pemilih tunanetra yang diharuskan mengenakan sarung tangan saat memberikan suara. Kedua, penyandang tuna rungu sulit berkomunikasi karena menggunakan masker. Ketiga, masalah akses jarak antar TPS yang terlalu sempit sehingga menyulitkan penyandang disabilitas yang menggunakan kursi roda.

“Makanya kami minta teman-teman tunanetra untuk berhenti pakai sarung supaya lebih mudah mencium huruf braille,” kata Mahmud, Sabtu (9/9).

Mahmud juga menghimbau agar penerapan aturan penutupan tuli dilakukan dengan santai saat pencoblosan. “Untuk memperlancar komunikasi para tuna rungu, sebaiknya buka masker pada saat pencoblosan. Kemudian aturan untuk menjaga jarak antar TPS disesuaikan dengan kapasitas kursi roda yaitu 90 sentimeter agar memudahkan. tugas pengguna kursi roda, ”jelasnya.

Ia berasumsi bahwa mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer dengan benar sudah cukup untuk menerapkan protokol kesehatan standar bagi para difabel pada hari pemungutan suara.

“Menurut saya cuci tangan dan hand sanitizer saja sudah cukup. Harapannya teman-teman tunanetra bisa membawa mereka keluar dari rumah keluarganya, lebih aman,” harapnya. [cob]

.


Source link

Check Also

Hormati perbedaan agar tidak bersikap intoleran

Warta.top – Pancasila sesuai dengan nilai-nilai ajaran agama. Pergerakan kelompok yang ingin mengubah ideologi bangsa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *