Home / peristiwa / Pemerintah daerah DIY merevisi aturan WFH di PTKM: pembatasan kantor hingga 25% dari WFO

Pemerintah daerah DIY merevisi aturan WFH di PTKM: pembatasan kantor hingga 25% dari WFO

Warta.top – Pemerintah daerah DIY telah merevisi Aturan Pekerjaan Rumah (WFH) sebagai bagian dari Pengetatan Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM). Kajian ini ditandai dengan keluarnya Instruksi Gubernur DIY Nomor 2 / INSTR / 2021.

Sebelumnya, pemerintah daerah DIY menetapkan aturan WFH 50 persen dan kerja dari kantor (WFO) 50 persen. Dalam instruksi Gubernur DIY nomor 2 / INSTR / 2021, porsinya dinaikkan menjadi hanya 75% WFH dan 25% WFO.

Direktur Satpol PP DIY Noviar Rahmad membenarkan perubahan itu. Noviar menjelaskan, instruksi Gubernur DIY itu berlaku hingga 25 Januari.

“Tanggal 11 sudah diganti dengan Instruksi Gubernur nomor 2 tahun 2021. Batasan workstation kantor dengan WFH 75% dan WFO (Kerja dari kantor) 25%. Ada yang berubah dari Instruksi Gubernur nomor 1, ”kata Noviar, Selasa (12/11).

Sementara itu, Deputi Sekretariat Pokja Pengelolaan COVID-19 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Biwara Yuswantana menjelaskan, perubahan instruksi Gubernur DIY ini mengacu pada peraturan pemerintah. pusat. Selain itu, kata Biwara, harus ada konsistensi dengan kebijakan Jawa Bali.

“Pertama, arahannya dari hasil rapat pokja pusat Covid. Sesuai dengan instruksi pusat untuk FMH dan FMO adalah 75% sampai 25%. Setelah diskusi dan pertemuan, kami merevisi agar sesuai dengan instruksi pusat. Ini soal mengikutinya agar ada keseragaman karena berlaku untuk Jawa-Bali, ”kata Biwara.

Biwara menambahkan, alasan lain perubahan aturan WFH DIY adalah banyaknya kasus yang bermunculan di kantor. Jadi inilah salah satu alasan mengapa Pemda DIY merevisi peraturan WFH. [ray]

.


Source link

Check Also

Istri di Bukittinggi Membantu Suami Gadis Rap

Warta.top – Sepasang suami istri ditangkap polisi di Bukittinggi, Sumatera Barat karena terlibat dalam dugaan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *