Home / peristiwa / Pemenang Graha Astranawa, PKB akan mengubah namanya menjadi gedung Gus Dur

Pemenang Graha Astranawa, PKB akan mengubah namanya menjadi gedung Gus Dur

Warta.top – Partai Kebangkitan Nasional (PKB) yakin bahwa mereka akan mengawasi pelaksanaan gedung Graha Astranawa, yang berselisih dengan mantan ketua PKB DPW Choirul Anam , PDK Jawa Timur. Setelah dieksekusi, PKB berencana mengubah nama bangunan itu menjadi gedung Gus Dur.

Penunjukan bangunan yang disengketakan, yang dimenangkan oleh pengadilan, diungkapkan oleh wakil presiden PKB DPW Jawa Timur, Anik Maslachah. Dia menyatakan bahwa partainya akan berpartisipasi dalam pemantauan proses eksekusi yang akan dilakukan oleh petugas pengadilan distrik Surabaya.

"Pada bagian struktur (manajemen) secara umum akan hadir, yang juga akan berkontribusi pada pelepasan barang, sehingga harus ke arah untuk itu untuk hadir," katanya Selasa 12 / 12.

Dia menambahkan bahwa proses eksekusi telah menjadi subyek dari proses peradilan yang panjang sampai ke Mahkamah Agung (MA). Untuk alasan ini, ia juga menyebutkan bahwa proses hukum dalam kasus ini memiliki dasar hukum yang jelas.

"Proses peradilan ini sudah diajukan ke Mahkamah Agung. Landasan hukum untuk operasi ini (eksekusi) jelas. Kami akan mengubah nama bangunan menjadi gedung Gus Dur," katanya.

1 dari 1 halaman

Semua pihak harus mematuhi hukum

Pada saat yang sama, mantan Presiden DPW PKW Java An Java, Choirul Anam, mengatakan partainya saat ini sedang melakukan proses hukum, mengejar keputusan pengadilan tentang eksekusi gedung Astranawa. Gugatan diajukan di pengadilan Senin lalu (11/11), dengan nomor 1121 / Pdt.Bth / 2019 / PN.sby.

Cak Anam, nama panggilannya, dengan proses pengadilan yang sedang berlangsung, eksekusi tidak boleh dilakukan.

"Semua pihak harus mematuhi hukum, mematuhi sistem peradilan yang berlaku. Saat ini kami sedang melakukan upaya hukum untuk menuntut keputusan penegakan hukum di Pengadilan Negeri Surabaya. Seharusnya tidak diberlakukan besok Jika dipaksakan, hal yang sama melanggar hukum, "katanya.

Sebelumnya, Partai Kebangkitan Nasional (PKB) telah memenangkan kasus terhadap Choirul Anam, mantan ketua PKB Jawa Timur, terkait dengan sengketa tanah dan pembangunan Astranawa, yang terletak di Jalan Gayungsari Timur VIII-IX, Desa Menanggal, Kabupaten Gayungsari, Surabaya. Hal ini didasarkan pada surat W14.U1 / 15818 / HK.02 / 11/2019 dari Pengadilan Negeri Surabaya mengenai pemberitahuan pelaksanaan eksekusi keluar 7 November 2019, yang akan diadakan besok Rabu (13 / 11).

Surat itu menjelaskan bahwa juru sita Pengadilan Negeri Surabaya akan melanjutkan berdasarkan keputusan Pengadilan Negeri Surabaya No. 86 / Pdt.G / 2016 / PN.Sby 19 Juli. 2016 dari keputusan Pengadilan Tinggi Surabaya No. 761 / Pdt / 2016 / PT. Pada tanggal 30 November 2016 tentang keputusan Mahkamah Agung Republik Indonesia No. 743 K / Pdt / 2018 dari 23 April 2018, poin 3 dan 9.

Juru bicara Pengadilan Negeri Surabaya, Martin Ginting, mengkonfirmasi eksekusi gedung Astranawa, yang digunakan sebagai kantor PKB Jawa Timur dari tahun 1999 hingga 2006. Dia memastikan bahwa persiapannya untuk tujuan eksekusi telah dilakukan

"Ya, besok pagi akan dieksekusi oleh eksekusi juru sita PN Surabaya," katanya, Selasa (12/11).

Pengadilan Negeri Surabaya melanjutkan ke eksekusi gedung Astranawa setelah putusan Inkrah yang menyatakan bahwa Partai Kebangkitan Nasional adalah pemohon dalam kasus perdata ini di sebagai pemilik sah dari tanah seluas 3.819 meter persegi.

(Eco)

(tagsToTranslate) PKB (t) Surabaya


Source link

Check Also

Komisi X DPR memberikan banyak "pekerjaan rumah" kepada Nadiem Makarim

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Liputan6.com/JohanTallo Warta.top – Seorang anggota Komisi X DPR memberikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *