Home / peristiwa / Pedagang yang putus asa menerobos garis polisi Burnt membakar pasar Ngunut Tulungagung

Pedagang yang putus asa menerobos garis polisi Burnt membakar pasar Ngunut Tulungagung

Warta.top – Pedagang dan penduduk melewati batas polisi yang dipasang di tempat kebakaran Pasar Ngunut, Tulungagung. Api membakar 70% kios pedagang, Jumat (11/8) hingga Sabtu pagi.

Mereka ingin mencari di antara reruntuhan stan yang terbakar, beberapa hanya menonton dengan cermat.

Bahkan, sejak jam 7 pagi, polisi telah membuat garis polisi di sekitar kompleks pasar Ngunut, yang hampir terbakar habis.

Pedagang yang bertekad mengabaikan garis polisi dapat dilihat di area kios permanen di tepi kompleks pasar, di mana mereka sibuk mengambil barang dagangan yang masih bisa diselamatkan.

Sejumlah petugas polisi telah ditugaskan dan memantau pasar dari luar sambil memantau kegiatan para pedagang yang membersihkan kios-kios mereka yang terkena dampak kebakaran.

"Kami mengawasi dengan cermat untuk memastikan bahwa para pedagang yang memasuki kompleks pasar benar-benar pemilik kios / gerai, dan kami telah menerapkan keamanan ini sejak malam terakhir untuk mencegah penjarahan," kata Siti Nurinsana, Komisaris Utama. polisi Ngunut.

Dia tidak berkomentar tentang keberadaan penduduk setempat / pedagang yang bertekad untuk masuk ke komplek pasar terbakar, meskipun berdasarkan prosedur, Siti Nurinsana menyatakan bahwa tidak ada seorang pun, setidaknya salah satu dari mereka, dalam bahaya. kecuali polisi atau otorisasi, tidak dapat memasuki area di mana garis polisi dibuka karena alasan penyelidikan.

Hal ini juga dikonfirmasi oleh kepala Unit Investigasi Kriminal Kepolisian Tulungagung, AKP Hendi Septiadi, yang mengatakan bahwa area sementara Kompleks Pasar Ngunut adalah daerah tandus dan bahwa Seharusnya tidak ada aktivitas penghuni / pedagang untuk menjaga kemurnian bukti yang akan selalu dicari oleh tim Labri dari markas polisi anak perusahaan. Surabaya, Senin (11/11).

"Hari ini, tim Inafis akan pergi ke Labfor (yang baru saja melakukan penyelidikan) besok Senin (11/11)," kata Hendi Septiadi kepada wartawan.

Kebakaran di pasar Ngunut telah memicu berbagai spekulasi. Beberapa menyebut kebakaran itu karena ritsleting listrik di salah satu daerah kumuh di dalam, tetapi beberapa menyebut karena faktor yang disengaja yang dilakukan oleh hooligan pasar yang tidak bermoral.

Tentu saja, polisi menanyai sejumlah orang, termasuk seorang yang dijuluki "Gerandong", mengetahui bahwa beberapa pedagang telah meninggalkan kompleks pasar terakhir sebelum pasar Ngunut dikunci oleh para penjaga pada pukul 17:00 WIB dan 39 kebakaran besar terjadi pada pukul 5.30 sore.

Preman kecil kurus ini diinterogasi secara luas pada Sabtu pagi dan kemudian diwawancarai oleh sejumlah pihak terkait lainnya, seperti saksi api, penjaga pasar hingga kepala kantor. UPT pasar Ngunut Junedi. Seperti dilansir Antara.

Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tersangka yang ditemukan.

Polisi belum mengkonfirmasi penyebab kebakaran dan masih menunggu tim Labfor di markas besar Kepolisian Nasional tiba Senin untuk mencari pangkalan api yang dipanggil oleh beberapa saksi dari berdiri di belakang deretan toko perhiasan di selatan. (RHM)

(tagsToTranslate) Api (t) Tulungagung (t) Jakarta


Source link

Check Also

Komisi X DPR memberikan banyak "pekerjaan rumah" kepada Nadiem Makarim

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Liputan6.com/JohanTallo Warta.top – Seorang anggota Komisi X DPR memberikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *