Home / peristiwa / Narkoba Positif, Anggota DPRD Kabupaten Rehabilitasi Kapuas di BEJ

Narkoba Positif, Anggota DPRD Kabupaten Rehabilitasi Kapuas di BEJ

Warta.top – Seorang anggota DPRD Kabupaten Kapuas Berinto (35) dinyatakan positif menggunakan narkoba. Kemudian direkomendasikan oleh BNNP Kalimantan Tengah untuk beradaptasi kembali ke Rumah Sakit Jiwa Kalei Atei Palangka Raya (RSJ).

"Klien mengetahui hasil operasi Polda Kalimantan Tengah beberapa waktu lalu," kata Kepala Rehabilitasi BNP Paribas Kalimantan Tengah di Palangka Raya, seperti dilansir Antara, Sabtu (16/11) .

Menurut hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas yang melakukan evaluasi di Berinto, ia didiagnosis menderita F.15 atau gangguan mental dan perilaku akibat penggunaan Stimulan lain.

Surat rekomendasi didasarkan pada nomor: Skom / 1589 / Ka / Rekomlahgun / XI / 2019 / BNNP. Hasil evaluasi juga mengarah pada kesimpulan bahwa orang yang bersangkutan positif mengandung amfetamin dan metamfetamin.

Karena itu, katanya, dia ingin ikut / mengikuti program perawatan dan rehabilitasi rumah sakit di Rumah Sakit Umum Kalawa Atei.

1 dari 1 halaman

Ditanyakan mengapa Anda bisa pergi

Bahkan, politisi partai NasDem di Kabupaten Kapuas pergi pada Senin (11/11) ke kantor BNNP di pusat Kalimantan untuk menerima surat rekomendasi medis.

"Kami mengirim surat rekomendasi untuk perawatan medis, dan kami juga memberi tahu RSJ, apakah entri itu masuk atau tidak, kami tidak tahu karena rehabilitasi bukan lagi tanggung jawab kami. "kata Dorce Sanda.

Dorce menjelaskan bahwa Berinto terpaksa menjalani rehabilitasi yang akan ditentukan kemudian oleh rumah sakit. Dokter di Rumah Sakit Kalawa Atei bertanggung jawab untuk merehabilitasi pasien.

Jika BNNP memiliki ruang rehabilitasi untuk pasien, tentu saja akan menentukan berapa lama rehabilitasi akan dikenakan pada orang yang bersangkutan.

"Oleh karena itu, kami merujuk ke rumah sakit jiwa. Oleh karena itu adalah dokter yang akan memutuskan nanti. Untuk durasi panjang rehabilitasi, terendah adalah 3, 6, 12, dan maksimal 24 bulan, "katanya.

Selain itu, kata Dorce, jika rehabilitasi tidak diperintahkan oleh Badan Narkotika Kalimantan Tengah (BNNP), ia akan dipanggil kembali oleh Direktorat Detektif Narkoba Kalimantan Tengah.

"Jika rehabilitasi tidak direkomendasikan, Direktorat Narkoba Kalimantan Tengah akan secara paksa menangkap orang tersebut di bawah hukuman," katanya.

Sebelumnya, direktur hukum dan pembangunan Provinsi Kalimantan Tengah, Menteng Asmin, telah mempertanyakan proses kualifikasi Berinto (35) untuk menjadi anggota Kabupaten DPRD Kapuas.

"Mengapa dia memenuhi syarat untuk penunjukan anggota legislatif?" Selain itu, dia jelas seorang pecandu. "Apakah ada indikasi manipulasi hasil? "Sudah pasti kondisi kesehatannya terkendali sebelum menjadi wakil rakyat," kata Menteng Asmin.

Menurut Menteng, ada kecurigaan kuat bahwa dalam proses pemeriksaan kesehatan awal, ada permainan bagi orang tersebut untuk lolos dari persyaratan.

"Menurut pendapat saya, orang yang bersangkutan tidak layak menjadi anggota dewan atau mewakili rakyat karena dia memiliki perilaku seperti itu," katanya.

(Eco)

(tagsToTranslate) Kasus narkoba (t) Kapuas


Source link

Check Also

Komisi X DPR memberikan banyak "pekerjaan rumah" kepada Nadiem Makarim

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Liputan6.com/JohanTallo Warta.top – Seorang anggota Komisi X DPR memberikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *