Home / peristiwa / Muhadjir menyebutkan briefing pranikah untuk mengalahkan keluarga miskin di masa depan

Muhadjir menyebutkan briefing pranikah untuk mengalahkan keluarga miskin di masa depan

Warta.top – Muhadjir Effendy, Menteri Koordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), mengatakan pembekalan sebelum menikah adalah masalah penting. Sesi informasi ini tidak hanya terkait dengan agama, tetapi juga dengan banyak sisi.

Muhadjir mengungkapkan bahwa tujuan persiapan pranikah ini adalah bentuk tanggung jawab negara dalam mempersiapkan mitra potensial baru yang akan membangun rumah tangga yang sehat. Dengan disposisi sebelum nikah ini, Muhadjir berharap bahwa keluarga yang terlatih akan menjadi keluarga yang sehat dan melahirkan generasi yang sehat.

Muhadjir menjelaskan apakah, pada waktu itu, banyak pasangan yang baru menikah menikah dengan pemberian "brave bondo" atau bonek. Muhadjir menilai bahwa calon pengantin memiliki kesempatan untuk menjadi keluarga miskin dan membebani negara.

"Hari ini, ada banyak pengantin, mereka tidak akan menghitung setelah pernikahan dan keluarga apa yang akan mereka makan dan di mana mereka akan tinggal? awalnya ceroboh, "kata Muhadjir di kampus Universitas Aisyiyah, Sabtu (16/11).

Muhadjir menjelaskan bahwa briefing pra-pernikahan akan melibatkan kementerian lintas-sektoral. Seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, Kementerian Promosi Perempuan, Kementerian Sosial, dan Kementerian Koperasi dan UKM.

Muhadjir menambahkan bahwa sebelum berakhirnya kontrak, sudah ada program serupa di Kementerian Agama, yang merupakan program untuk pengantin wanita (Suscatin). Hanya saja program itu tidak efektif karena terikat dengan anggaran minimal kementerian agama. Karena itu Muhadjir ingin program tersebut dihapus pada tingkat menteri yang bertanggung jawab untuk koordinasi.

"Oleh karena itu, kami akan menghapusnya dari kementerian koordinator." Nantinya, sektor yang berkuasa mungkin bukan Menteri Agama tetapi BKKBN, karena akan melibatkan lebih dari empat kementerian, Kementerian Kesehatan yang bertanggung jawab atas kesehatan reproduksi, "kata Muhadjir.

"Bahkan Menteri Koperasi akan terlibat karena, nanti, pasangan yang tidak memiliki pekerjaan dan yang menganggur, istri ini harus memiliki kesempatan untuk mendapatkan uang" Muhadjir menambahkan.

Muhadjir menambahkan bahwa, khusus untuk istri dengan status pengangguran, pemerintah akan membantu dengan program pelatihan kewirausahaan. Nantinya, pengantin baru dengan status penganggur akan mengikuti program yang disinkronkan dengan program pra-kerja.

"Untuk latihan, upaya dapat diambil dari kartu pra-kerja. Faktanya adalah kita tidak ingin mitra keluarga baru menambah jumlah rumah tangga miskin. Karena itu akan menjadi masalah serius," Muhadjir menekankan. (IIa)

(tagToTranslate) Pernikahan (t) Menteri yang membidangi koordinasi untuk PMK Muhadjir Effendy (t) Jakarta


Source link

Check Also

Komisi X DPR memberikan banyak "pekerjaan rumah" kepada Nadiem Makarim

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Liputan6.com/JohanTallo Warta.top – Seorang anggota Komisi X DPR memberikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *