Home / peristiwa / Meski sudah ada vaksin, kementerian kesehatan dinilai masih banyak yang harus dikerjakan

Meski sudah ada vaksin, kementerian kesehatan dinilai masih banyak yang harus dikerjakan

Warta.top – Keberadaan vaksin Covid-19 dapat meningkatkan optimisme untuk mengatasi pandemi meski ketersediaannya terbatas dan masih terus berlangsung. Namun demikian, banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Departemen Kesehatan dalam dinamika saat ini.

Anggota DPR RI Netty Prasetiyani mengatakan, meski vital, vaksin Covid-19 bukan satu-satunya “game changer”. Praktik protokol kesehatan di masyarakat masih banyak yang harus ditingkatkan dari segi kebijakan pemerintah.

Selain itu, kematian ratusan petugas kesehatan selama pandemi Covid-19 tidak boleh sembarangan. Padahal, proses mencetak dokter dan perawat membutuhkan waktu lama.

Hal ini di samping tren negatif pada data rasio dokter dengan kapasitas tempat tidur rendah terhadap populasi.

“Vaksin bukan satu-satunya pengubah permainan. Vaksin bukan satu-satunya yang dapat menghentikan perjuangan kita melawan Covid-19. Ada banyak hal yang perlu ditingkatkan, seperti 3M (Pakai masker, Jaga jarak dan cuci tangan) dan 3T (Test, Trace and Treatment), ”ujarnya kepada Bandung, Jumat (8/1).

“Rasio dokter kita hanya 0,4 per seribu penduduk. Tempat tidur rumah sakit kita hanya 1,2 per seribu penduduk. Artinya menteri baru harus merespon. Cara memobilisasi sumber daya kesehatan ini dapat memperlambat laju Covid-19. Netty melanjutkan.

Di sisi lain, dia meminta, pemerintah tetap bisa menjamin keamanan vaksin melalui otoritas terkait seperti BPOM dalam waktu bersamaan tanpa adanya intervensi. Semua pembelian vaksin di luar negeri atau produksi dalam negeri harus memenuhi persyaratan utama.

“Vaksin harus memenuhi aspek safety atau security. Kemudian yang kedua adalah khasiat, khasiat dan kegunaan vaksin serta terjamin kualitasnya. Hasil uji klinis ini dipublikasikan ke publik. transparan, bertanggung jawab dan jujur, ”tambahnya.

Transparansi bertujuan agar publik memahami dan tidak dikaburkan oleh informasi yang membingungkan.

“Kita juga berharap tidak hanya soal pembelian vaksin saja, tapi proses vaksinasi harus dilakukan sebaik mungkin. Oleh karena itu, kita tunggu hasil uji klinis vaksinnya selesai ya. jangan terburu-buru, ”pungkasnya. [fik]

.


Source link

Check Also

Pemprov Jabar Siapkan Tempat Pemukiman Kembali Korban Longsor Sumedang

Warta.top – Telah ditemukan 40 warga hilang akibat longsor di Kabupaten Sumedang. Setelah seluruh korban …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *