Home / peristiwa / Menyambut mahasiswa baru, Rektor ITB menyebut Bencana mencetuskan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi

Menyambut mahasiswa baru, Rektor ITB menyebut Bencana mencetuskan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi

Warta.top – Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) Reini Wirahadikusumah mengatakan berbagai bencana dan persoalan lainnya memicu perkembangan ilmu pengetahuan. Ini harus menjaga motivasi dan optimisme tetap hidup, terutama di tengah pandemi Covid-19.

Hal tersebut diungkapkannya dengan memberikan sambutan kepada ribuan mahasiswa baru tahun akademik (AT) 2020/2021 secara online. Menurutnya, semua pihak masih berjuang untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan mengatasi berbagai dampaknya. Pandemi dan berbagai bentuk bencana lainnya selalu hadir dalam kehidupan manusia.

“Namun sejarah membuktikan bahwa kehadiran berbagai bencana, serta masalah kehidupan lainnya ternyata menjadi faktor penting yang memicu dan memacu perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan ilmu sosial. manusia (IPTEKS), ”kata Reini dalam siaran pers yang diterima, Jumat (9/11).

Ia mencontohkan, ITB merupakan institusi pendidikan tinggi di Indonesia dan Asia Tenggara yang terdepan dalam penguasaan dan kemajuan TIK. ITB telah memelopori pengembangan dan penggunaan TIK, Big Data, dan AI di berbagai sektor publik dan swasta. Kedepannya, ITB akan terus meningkatkan kajiannya tentang hyperkonektivitas, serta merencanakan penggunaan TIK untuk pembangunan nasional dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

“ITB seperti halnya perguruan tinggi lain pada umumnya memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan dan kemajuan bangsa, serta berperan sangat penting dalam pergaulan antar bangsa,” jelasnya.

Dalam pelengkap Rencana Induk Pembangunan (RENIP) ITB, lanjutnya, diharapkan pada tahun 2025 ITB berhasil masuk dalam kelompok top 200 QS WUR (Quacquarelli Symonds). Peringkat Universitas Dunia).

Kriteria kinerja lain yang harus dijadikan acuan oleh ITB adalah indikator kinerja utama perguruan tinggi negeri, sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 754 Tahun 2020. Diantara indikator-indikator tersebut yang tertuang dalam SK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meliputi pelaksanaan pembelajaran (berdasarkan SKS) di luar kampus, pelibatan guru ITB dalam industri, Keterlibatan praktisi / profesional dalam pembelajaran di kampus.

Ia juga mengajak civitas akademika dan keluarga besar ITB untuk berkomunikasi dengan empati dan kehati-hatian dengan tujuan mencari solusi bersama di tengah krisis akibat pandemi ini.

“Dengan empati, solidaritas dan solidaritas, mari kita hadapi dan melalui situasi krisis saat ini. Jika kita bisa melalui masa sulit ini bersama-sama, maka dengan solidaritas ini kita juga bisa meraih prestasi ketika masa sulit ini berakhir,” ucapnya. dia menyatakan. .

ITB menerima 6.491 mahasiswa baru. Jumlah tersebut terdiri dari 3.905 mahasiswa program sarjana, 1.971 mahasiswa program magister, 212 mahasiswa doktoral, 111 mahasiswa apoteker, dan 292 mahasiswa program profesi teknik.

Wakil Rektor ITB Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Jaka Sembiring mengungkapkan gambaran umum sebaran mahasiswa baru jika dilihat berdasarkan daerah asal sarjana, 65% berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten; 17 persen berasal dari DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur; dan 18 persen dari luar Jawa.

Dalam hal distribusi gender, 51 persen mahasiswa tahun pertama adalah perempuan dan 49 persen laki-laki; untuk program magister, 45 persen perempuan dan 55 persen laki-laki; dan program doktor 40 persen perempuan dan 60 persen laki-laki. Menurut data Direktorat Pendidikan ITB, tahun ini mahasiswa termuda program sarjana berusia 15 tahun, program magister 19 tahun, dan program doktor berusia 23 tahun.

Ia berpesan agar mahasiswa baru mengikuti seluruh proses akademik ITB sebaik mungkin dan menjadikan atmosfir akademik ITB sebagai budaya kerja, budaya belajar. Suasana akademik adalah lingkungan yang dinamis yang tidak dipengaruhi oleh online atau offline.

“Situasi pandemi ini dimaknai sebagai tantangan untuk berinovasi. Itu spirit ITB, spirit yang diwarisi oleh para pendahulu ITB yang harus dilestarikan,” ujarnya. dia menyimpulkan. [cob]

.


Source link

Check Also

Data 27 September 2020 sebanyak 15.298 penderita Covid-19 di perkampungan atlet sembuh

Warta.top – Kepala Bagian Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan, pasien dinyatakan sembuh …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *