Home / peristiwa / Meningkat 153, jumlah penderita Corona di Kaltim mencapai 5.752

Meningkat 153, jumlah penderita Corona di Kaltim mencapai 5.752

Warta.top – Jumlah kasus positif corona di Provinsi Kalimantan Timur naik menjadi 153 kasus per Sabtu (12/9). Total kasus korona di Kaltim mencapai 5.752, hingga 2.070 orang masih dirawat.

Kota Samarinda mencatatkan peningkatan penambahan kasus Corona terbesar, yaitu 90 kasus. Kota Balikpapan 32 kasus, Kutai Kartanegara 17 kasus, Kutai Barat dan Kutai Timur masing-masing 5 kasus, Paser 2 kasus dan Penajam Paser Utara 1 kasus.

“Jumlah total kasus yang dikonfirmasi di Kalimantan Timur saat ini mencapai 5.752 kasus,” kata juru bicara satuan tugas Covid-19 Kalimantan Timur Andi Muhammad Ishak dalam telekonferensi pada hari Sabtu. 12/9) sore.

Meski begitu, tiga orang lainnya dipastikan positif Covid-19 yang meninggal masing-masing di Balikpapan, Bontang dan Samarinda. Total kasus meninggal 236 orang, kata Andi.

“Untuk kasus Covid-19 yang sembuh meningkat 100 kasus. Sehingga ada 3.442 kasus yang sembuh, dan 2.070 kasus masih dirawat,” imbuh Andi.

Andi menjelaskan, dengan demikian, tergambar peningkatan kasus di Kaltim masih sangat tinggi. “Tidak ada kecenderungan menurun. Kami berusaha mencari kasus sebanyak mungkin, agar segera ditangani, dan tidak menulari orang lain,” kata Andi.

Andi kembali menegaskan, kesadaran masyarakat terhadap disiplin penerapan protokol kesehatan masih rendah. “Penularan lokal meluas, masuk ke lingkungan keluarga dan mempercepat proses penularan. Karena sudah biasa dalam interaksi keluarga, protokoler tidak lagi menjadi masalah,” kata Andi.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda Ismed Kusasih menambahkan, penularan virus SARS-CoV-2 secara lokal terjadi secara merata di Samarinda. Transmisi lokal terjadi merata di 10 kecamatan, kata Ismed. [cob]

.


Source link

Check Also

Penderitaan pria paruh baya, korban geng motor, yang ingin putus, tapi tertabrak

Warta.top – Takdir miskin diuji oleh Toto Handoyo (59). Dia dibunuh dengan senjata tajam saat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *