Home / peristiwa / Membongkar pabrik narkotika, polisi menyita 800 butir Happy Five dan 1 kg methamphetamine

Membongkar pabrik narkotika, polisi menyita 800 butir Happy Five dan 1 kg methamphetamine

Warta.top – Direktorat Investigasi Narkoba Kepolisian Riau telah membubarkan industri rumah tangga yang menghasilkan 800 tablet lima jenis. Dari serangan itu, polisi juga menemukan satu kilogram metamfetamin dan ganja.

"Pencarian dilakukan oleh petugas di sebuah rumah di Jalan Angsa Putih, distrik Bukit Raya, Pekanbaru, di mana ada 1 kilogram metamfetamin," kata tersangka Rabu, 11 November, di lokasi penggerebekan. kata Kepala Inspektur Kepolisian Riau, Agung Setya Imam Effendi.

Selain itu, dia mengungkapkan bahwa polisi juga menyita sabu dalam paket kecil dan besar. Lalu ada 800 happy five.

Lokasi rumah penduduk cukup jauh dari pemukiman padat penduduk. Untuk mengakses lokasi, Anda harus mengakses Jalan Parit Indah Ujung dan memasuki kontur jalan tanah.

"Polisi melindungi dua pelaku pelanggaran S dan E dari pengungkapan." Ada juga bubuk biru seberat 2,5 kg yang, menurut tersangka, adalah bahan dalam membuat pil ekstasi dan lima yang bahagia. "jelas Agung.

Selain materi, polisi juga mengambil alat untuk mencetak ekstasi. Alat ini tampaknya sederhana dan digunakan oleh penulis. Alat tersebut digunakan oleh penulis.

"Kedua tersangka telah menguasai penggunaan peralatan," katanya.

1 dari 1 halaman

Polisi Berburu untuk aktor lain

Sejak penggerebekan, polisi terus mengembangkan penemuan rumah yang telah berfungsi sebagai pabrik obat selama sebulan terakhir. Termasuk menjelajah berapa banyak produk dalam satu hari dan tujuan traffic.

Pengungkapan ini dimulai dengan penangkapan tersangka S di jalan Muslim di kota Pekanbaru. Kemudian polisi pergi jauh ke lokasi pabrik rumah.

Ada tiga jenis mobil yang diparkir di halaman sekitar pabrik obat rumah. Tetapi tidak pasti apakah mobil itu milik tersangka atau tidak.

Selain itu, Sahlan Sosa, presiden RT 5 RW 1 dari desa Simpang Tiga, di kabupaten Bukit Raya, mengatakan bahwa ia mengetahui salah satu inisial mencurigakan E sebagai petani. .

"Sementara itu, E adalah petani kambing dan lele, dia sangat terbuka untuk masyarakat setempat, kami tidak berharap dia menjadi pembuat obat," katanya. dia menyatakan.

(Fik)

(tagsToTranslate) Narkoba (t) Pekanbaru


Source link

Check Also

Komisi X DPR memberikan banyak "pekerjaan rumah" kepada Nadiem Makarim

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Liputan6.com/JohanTallo Warta.top – Seorang anggota Komisi X DPR memberikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *