Home / peristiwa / Melihat sekolah Samarinda Porak Poranda setelah terkena flash 2 meter

Melihat sekolah Samarinda Porak Poranda setelah terkena flash 2 meter

Warta.top – Hujan deras dan angin kencang menyebabkan banjir bandang melanda permukiman di Desa Bukit Pinang, Samarinda pada Kamis (7/1). Gedung SMPN 24 di Jalan Pangeran Suryanata disambar petir dari ketinggian hingga 2 meter. Semua dokumen sekolah, guru, siswa dengan perangkat komputer, dimusnahkan.

© 2021 Warta.top

Warta.top berkesempatan mengunjungi SMPN 24 di Jalan Pangeran Suryanata. Dari halaman depan sekolah, sudah tertutup lumpur tebal. Memasuki zona sekolah, Anda bisa melihat dokumen, sehingga perangkat elektronik hampir menjadi sampah.

“Ya, begitulah kondisinya,” kata Kepala SMPN 24 Samarinda Umar saat memulai pembicaraan dengan merdeka.com.

Sekolah Samarinda hancur setelah disambar petir setinggi 2 meter

© 2021 Warta.top

Meski baru berusia 59 tahun 6 bulan, Umar masih ingat dengan jelas banjir mendadak yang melanda sekolahnya. “Saat itu hujan sangat deras disertai petir. Sekitar pukul 15.30,” kata Umar.

“Itu terjadi dengan sangat cepat. Beberapa menit kemudian, air datang dari depan sekolah. Dalam beberapa menit hanya tinggal kakiku. Setengah jam sudah hampir mencapai leherku. Aku tidak akan berhenti.” Memang sekolah kita sering banjir, tapi airnya datang dari belakang. Di titik tertinggi tinggal kaki. Di tanah, ”tambah Umar.

Sekolah Samarinda hancur setelah disambar petir setinggi 2 meter

© 2021 Warta.top

Umar berusaha menyelamatkan dokumen sekolah meski nyawanya terancam terhanyut arus deras yang datang seperti banjir.

“Iya saya sekolah, saya berusaha menyimpan dokumen. Tapi tidak bisa, karena kondisinya terlalu sulit. Saya sendiri, saya hampir tenggelam saat itu,” tuturnya. Umar.

Semua dokumen sekolah, guru dan siswa, diciutkan. Meski begitu, buku di perpustakaan, perangkat komputer di laboratorium komputer juga menjadi kandidat. “Semua kamar terisi air semua dokumen habis. Karena ketinggian air di dalam kamar rata-rata satu setengah meter. Di luar kamar bisa sampai 2 meter. Ya, itu flash, ”jelasnya.

Sekolah Samarinda hancur setelah disambar petir setinggi 2 meter

© 2021 Warta.top

Umar menunjukkan ketinggian air yang selalu tercetak di dinding sekolah. “Tampak. Dalam dirimu, sedada. Kalau di dalam diriku, setinggi leherku kan? Kata Umar sambil menggelengkan kepala.

Banjir kali ini merupakan yang terparah sejak didirikannya SMPN 24 pada tahun 1992. Selain itu, banjir tersebut meninggalkan sedimentasi lumpur yang pekat di halaman sekolah. “Periksa saja, tebalnya sekitar satu kaki,” ulangnya.

Sekitar 12 jam kemudian, sejak Kamis (7/1) sore, kondisi sekolah membuat para guru berlinang air mata yang datang untuk memeriksa dokumen penting sekolah dan siswa. Kondisi dokumen relatif terhadap kertas sudah rusak, hancur. Kartu laporan tidak terkecuali. “Ini membutuhkan waktu pemulihan (recovery) yang tidak singkat,” kata Umar.

Sekolah Samarinda hancur setelah disambar petir setinggi 2 meter

© 2021 Warta.top

Diperlukan tindakan masif dari banyak pihak untuk membersihkan SMPN 24. Rencananya adalah sebagai berikut: TNI serta Polri, instansi dan berbagai relawan bencana di Samarinda menjalin kerja sama besar-besaran untuk membersihkannya. Hingga siang ini, ada sekitar 23 unit yang mengaku tergabung dalam koperasi.

“Iya, Senin (11/1) besok kita akan mulai gotong royong besar-besaran jam 9 pagi, membantu membereskan SMPN 24,” ujar salah satu relawan koordinator Info Taruna Samarinda (ITS) Joko Iswanto. [noe]

.


Source link

Check Also

Terjebak di tali kawat di perkebunan Aceh, harimau Sumatera berhasil diselamatkan

Warta.top – Tim gabungan dari Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) mengevakuasi harimau Sumatera (panthera …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *