Home / peristiwa / Melalui Gebyar Karya Pertiwi, komandan TNI ingin melestarikan sarung khusus nusantara

Melalui Gebyar Karya Pertiwi, komandan TNI ingin melestarikan sarung khusus nusantara

Warta.top – kursi TNI dengan Dharma Pertiwi, Gebyar Karya Pertiwi 2019 dan Budaya pasangan militer terlampir diorganisasi. Acara ini akan berlangsung dari 13 hingga 15 November 2019 di Balai Sudirman, di Jl Jakarta Selatan.

Tema acara adalah "Meningkatkan Bisnis Mandiri untuk Mendukung Ekonomi Kreatif dan Meningkatkan Penghasilan Keluarga" dengan sub-tema "Menciptakan Sarong Homeland Crafts". Komandan angkatan bersenjata, Marsekal Hadi Tjahjanto, segera dibuka, disertai oleh Presiden Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto, yang memukul genderang Tifa.

"Acara dengan tema akan menampilkan sarung tangan berkualitas tinggi di seluruh wilayah Indonesia," kata Hadi, Jakarta, Rabu 11/11.

Hadi menjelaskan bahwa konsep GKP adalah campuran dari produk bazar berkualitas untuk usaha mikro dan kecil dan menengah (UMKM), dengan penampilan seni dan budaya Indonesia dan internasional dan lokakarya budaya. dengan tema komersialisasi produk digital berkualitas tinggi.

"Konsep ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan para pelaku ekonomi dan kesejahteraan," katanya.

Acara kedua adalah budaya Gebyar Karya Pertiwi 2019 dan pasangan militer terlampir. Sebab, sebelumnya, itu terjadi pada 2018, juga sebagai bagian dari HUT TNI 2018.

"Kegiatan yang direncanakan setiap tahun bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan keragaman profesi budaya, khususnya sarung Indonesia dengan berbagai bentuk dan pola, serta bidang kegiatan, antara lain di sub-sektor dari ekonomi kreatif, termasuk perdagangan kuliner, kerajinan tangan, kerajinan tangan, dll. " dia menjelaskan.

Ia berharap kegiatan ini akan semakin memperkuat motivasi dan kreativitas wirausaha di kalangan masyarakat umum dan keluarga prajurit TNI.

"Dan dapat menambah pengetahuan tentang mengenali dan melestarikan salah satu ciri tradisional bangsa, yaitu sarung," katanya.

Dalam acara ini, perwakilan Dharma Pertiwi dari seluruh negeri juga menawarkan produk-produk berkualitas terpilih dan kreatif dari sub-sektor mode, dapur dan kerajinan, serta 20 pengacara dari seluruh negeri. negara-negara sahabat seperti Cina, Meksiko, Pakistan, Korea Selatan, Thailand, Singapura dan Brunei, Malaysia, Papua Nugini, Rusia, Filipina, Vietnam, Australia, Brasil, Kanada, Jepang, Selandia Baru , Spanyol, Inggris Raya dan masyarakat umum.

"Ada juga pertunjukan seni budaya yang menghadirkan tema nusantara dan melibatkan berbagai perwakilan atase militer dari negara sahabat. Pada hari ketiga, lomba memasak berbasiskan nasi untuk memasak akan diorganisir untuk atase pertahanan negara-negara sahabat, "katanya.

"Untuk lokakarya, kami mengundang keluarga prajurit untuk berpartisipasi dalam komersialisasi produk digital berkualitas tinggi," pungkasnya. (IIa)

(tagsToTranslate) Seni (t) Budaya Indonesia (t) Panglima TNI, Marshal Hadi (t) Jakarta


Source link

Check Also

Komisi X DPR memberikan banyak "pekerjaan rumah" kepada Nadiem Makarim

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Liputan6.com/JohanTallo Warta.top – Seorang anggota Komisi X DPR memberikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *