Home / peristiwa / Mahfud mengatakan bahwa status mantan tahanan Ahok prihatin

Mahfud mengatakan bahwa status mantan tahanan Ahok prihatin

Warta.top – Menteri Urusan Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, juga mengomentari penunjukan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai pemimpin BUMN. Sejumlah pihak mempertanyakan status mantan tahanan yang dipegang Ahok.

Mahfud mengatakan status mantan narapidana yang dipegang Ahok tidak perlu dibahas. Mahfud menjelaskan bahwa kepemimpinan BUMN bukan kantor publik.

"BUMN bukan perusahaan publik. C adalah orang hukum sipil. Orang hukum sipil tunduk pada hukum PT, sebuah perseroan terbatas. Tidak ada hukum ASN ", kata Mahfud di Sleman, Jumat (15/11).

1 dari 1 halaman

Mantan tahanan tidak bisa menjadi pegawai negeri sipil

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi menjelaskan bahwa seseorang yang sudah dihukum tidak diizinkan untuk menjadi pegawai negeri sipil. Tetapi ketika dia menjadi pejabat, Mahfud berpikir bahwa tidak ada masalah.

"Tidak mungkin, tetapi jika Anda tidak menjadi pejabat, sebagai entitas bisnis, ini adalah bisnis, itu untuk AD ART. Akan bertanya padanya perusahaan mana yang SOE (Ahok akan menjadi pemimpin) , lalu lihat AD ART, bisa atau tidak? "Mahfud menunjukkan.

Mahfud menambahkan bahwa badan usaha milik negara adalah badan hukum sipil. Agar BUMN tidak berlaku hukum pelayanan publik.

"Jika sebuah PT, sebuah BUMN bukan kantor publik. Namanya juga perusahaan publik. Ini adalah badan hukum sipil, yang dibentuk oleh pemerintah. di mana hukum sipil berlaku, itu tidak berlaku untuk hak untuk jabatan publik, "Mahfud menyimpulkan.

(Prom)

(tagToTranslate) Ahok (t) BUMN (t) Menteri Politik dan Hukum, Mahfud MD (t) Mahfud MD (t) Sleman


Source link

Check Also

Komisi X DPR memberikan banyak "pekerjaan rumah" kepada Nadiem Makarim

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Liputan6.com/JohanTallo Warta.top – Seorang anggota Komisi X DPR memberikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *