Home / peristiwa / KPK: Sudah diatur 502 aset yang tersebar di daerah senilai 763 miliar rupee

KPK: Sudah diatur 502 aset yang tersebar di daerah senilai 763 miliar rupee

Warta.top – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat, 502 aset yang tersebar di berbagai daerah telah dirapikan senilai sekitar Rp 763 miliar.

“Sertifikasi aset daerah sudah mencapai 6.285 aset daerah yang sudah tersertifikasi bekerjasama dengan kementerian ATR / BPN. Tentu kita juga sudah mengaudit aset sebanyak 502 aset senilai 763.987.703 aset. Rp 421 “, kata Presiden KPK Firli Bahuri.

Demikian disampaikan dalam webinar Strategi Pencegahan Korupsi Nasional (Stranas PK), Selasa, dengan topik “Memanfaatkan teknologi digital untuk mencegah korupsi di bidang perizinan dan perdagangan”, Selasa (13/10). ).

Firli mengatakan Provinsi Jawa Timur mencatatkan angka tertinggi dalam hal penguasaan aset tersebut dengan nilai Rp 309.157.500.000.

Angka tertinggi dicapai oleh pemerintah daerah yaitu Pemerintah Daerah Jawa Timur dengan nilai aset yang diatur sebesar Rp 309.157.500.000. Dan berikutnya adalah Provinsi Bali dengan nilai Rp 139.758.875.000. Rp. ”Kata Firli.

Firli mengatakan, data pengendalian aset berasal dari laporan yang masuk ke sistem jaga.id hingga 30 September 2020.

“Data ini kami peroleh dari laporan yang masuk ke sistem jaga.id per 30 September 2020. Artinya, sebenarnya data tersebut bukanlah data yang kami produksi sendiri, tetapi merupakan kontribusi kerja keras dan kontribusi yang signifikan dari rekan gubernur, bupati dan pimpinan daerah, termasuk walikota, ”ujarnya.

Selain penguasaan aset, Firli juga meloloskan penguasaan 367 infrastruktur, fasilitas dan utilitas (PSU) senilai Rs 6,9 triliun.

“Selain itu, ada juga kegiatan kami melalui digitalisasi yaitu penguasaan infrastruktur publik, fasilitas umum. Minimal 367 PSU yang kami pesan senilai Rp 6.986.229.362.125.” Kata Firli.

Ia juga menyampaikan aspirasinya kepada Provinsi Sulawesi Utara yang mendapat nilai tertinggi dalam penguasaan UPE dengan nilai Rp 4.457.107.221.000.

“Saya mengucapkan terimakasih dan selamat kepada Gubernur Sulawesi Utara yang telah bekerja keras dalam pengendalian infrastruktur publik senilai Rs 4.457.107.221.000 dan dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah terima kasih Pak Ganjar. (Ganjar Pranowo) senilai Rp 1.362.757.179.736, ”ujarnya.

Firli juga menegaskan, pengendalian aset dan kegiatan PSU tidak hanya bisa dilakukan oleh KPK sendiri, tetapi juga perlu dukungan kementerian / lembaga dan pemerintah daerah.

“Tentunya kita bawa energi, pemikiran kita dan bersama-sama kita berusaha untuk menyelamatkan aset agar tidak ada kerugian bagi negara dan tentunya ini juga dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi, dapat membantu iklim. bisnis di daerah dan yang terpenting tidak ada kerugian negara, ”kata Firli. . [gil]

.


Source link

Check Also

Kapolda Metro Jaya Telepon 67 Orang Ditahan Soal Demonstrasi UU Cipta Kerja, 31 Mahasiswa |

Warta.top – Inspektur Jenderal Nana Sudjana dari Kapolda Metro Jaya mengatakan:polisianarkis masih mencari otak di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *