Home / peristiwa / KPK selidiki kerja sama PT Abadi Sentosa Perkasa dan Dirgantara Indonesia

KPK selidiki kerja sama PT Abadi Sentosa Perkasa dan Dirgantara Indonesia

Warta.top – Penyidik ​​dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Direktur Utama PT Abadi Sentosa Perkasa Didi Laksamana dalam kasus yang dituduhkan Korupsi terkait aktivitas penjualan dan pemasaran PT Dirgantara Indonesia dari tahun 2007 hingga 2017. Bagi Didi, penyidik ​​menyelidiki kerja sama yang ia miliki dengan PT Dirgantara Indonesia.

“Didi Laksamana saat ini sedang diperiksa sebagai saksi. Penyidik ​​sedang memeriksa kembali keterangan saksi mengenai mitra usaha yang bekerjasama dengan PT DI karena saksi merupakan salah satu pemilik 5 perusahaan mitra usaha yang terlibat dalam kegiatan penjualan dan pemasaran PT Dirgantara Indonesia tahun 2007. hingga 2017, ”kata Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Rabu (16/9).

Dalam kasus ini, KPK hanya menetapkan dua orang sebagai tersangka. Mereka adalah mantan Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso dan mantan Wakil Direktur Urusan Pemerintahan PT Dirgantara Indonesia Irzal Rinaldi Zailani.

Kasus korupsi ini bermula pada awal tahun 2008 ketika Budi Santoso dan Irzal Rinaldi Zailani dengan Budi Wuraskito sebagai direktur integrasi pesawat, Budiman Saleh sebagai direktur aerostruktur dan Arie Wibowo sebagai kepala Bagian pemasaran dan penjualan mengadakan rapat mengenai kebutuhan pendanaan PT Dirgantara Indonesia untuk mendapatkan pekerjaan di kementerian lain.

Pertemuan tersebut juga membahas biaya hiburan dan biaya pertemuan, yang nilainya tidak dapat diperhitungkan oleh departemen keuangan.

Kemudian Budi Santoso memintanya untuk melanjutkan kontrak kerja sama atau keagenan guna memenuhi kebutuhan pembiayaan tersebut. Namun, sebelum dilaksanakan, Budi meminta agar rencana tersebut dilaporkan kepada pemegang saham, yakni Kementerian BUMN.

Setelah beberapa kali pertemuan, disepakati untuk melanjutkan program kerjasama mitra atau instansi dengan mekanisme nominasi langsung. Selain itu, dalam penyusunan rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) PT Dirgantara Indonesia, pembiayaan kerjasama dipercayakan pada “kode anggaran” untuk kegiatan penjualan dan pemasaran.

Selain itu, Budi Santoso memerintahkan Irzal Rinaldi Zailani dan Arie Wibowo untuk mempersiapkan administrasi dan koordinasi proses kerjasama antar mitra atau instansi. Irzal juga menghubungi Didi Laksamana, CEO PT Abadi Sentosa Perkasa untuk mempersiapkan perusahaan menjadi partner atau agen.

Kemudian pada bulan Juni 2008 sampai dengan 2018 telah ditandatangani kerjasama atau kontrak agen antara PT Dirgantara Indonesia oleh Direktur Integrasi Aeronautika dengan Direktur PT Angkasa Mitra Karya, PT Bumiloka Tegar Perkasa, PT Abadi Sentosa Perkasa, PT Niaga Putra Bangsa dan PT Selaras Bangun Usaha. .

Untuk kontrak kerja sama, semua mitra atau agen tidak pernah melaksanakan pekerjaan atas dasar kewajiban yang diatur dalam surat perjanjian kerja sama.

PT Dirgantara Indonesia baru mulai membayar nilai kontrak kepada perusahaan atau agen mitra pada tahun 2011 atau setelah menerima pembayaran dari pemberi kerja. Antara tahun 2011 dan 2018, total pembayaran yang dilakukan PT Dirgantara Indonesia kepada enam perusahaan atau agen mitra tersebut berjumlah sekitar Rp 205,3 miliar dan USD 8,65 juta atau sekitar Rp 330 miliar.

Setelah keenam perusahaan tersebut menerima pembayaran, terdapat permintaan sejumlah uang melalui transfer atau tunai sekitar Rs 96 miliar yang kemudian diterima oleh pejabat PT Dirgantara Indonesia (Persero ). Diantaranya adalah Budi, Irzal, Arie Wibowo dan Budiman Saleh.

Jurnalis: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com [eko]

.


Source link

Check Also

Diduga depresi akibat masalah keluarga, remaja Bali gantung diri di pohon

Warta.top – IDG (17), remaja asal Bali ditemukan tergantung di pohon. Rupanya korban nekat beraksi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *