Home / peristiwa / KPK Mengaudit CFO PT Waskita Karya Terkait Suap Proyek Fiktif

KPK Mengaudit CFO PT Waskita Karya Terkait Suap Proyek Fiktif

Warta.top – CFO PT Waskita Karya Haris Gunawan diwawancarai oleh tim penyidik ​​Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain Haris, penyidik ​​juga memeriksa mantan Direktur Utama PT Jasa Marga Bali Tol Akhmad Tito Karim, Pejabat Dinas Pekerjaan Umum Pemprov DKI 2009-2011, Riswan Effendi, dan Pejabat di Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat. Jenderal Pemukiman Manusia, Michael Tiwang.

Keempatnya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan tersebut Korupsi terkait pelaksanaan pekerjaan subkontrak fiktif pada proyek-proyek yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya.

Keempat saksi juga diperiksa terkait dugaan penerimaan sejumlah dana dari pelaksanaan proyek fiktif di PT Waskita Karya, kata juru bicara pelaksana. dari KPK Ali Fikri dalam siaran persnya, Senin (26/10/2020).

Selain keempat saksi tersebut, tim penyidik ​​juga mewawancarai kepala logistik proyek CCTW1 PT Waskita Karya Ebo Sancoyo dalam kasus ini. Terkait Ebo, peneliti sedang menjajaki mekanisme kontrak di PT Waskita Karya.

“Ebo Sancoyo (ditinjau) terkait dengan pembuatan dan administrasi kontrak yang ada di PT Waskita Karya,” kata Ali.

Dalam kasus dugaan korupsi pekerjaan subkontraktor fiktif dalam proyek-proyek yang dikerjakan PT Waskita Karya tahun anggaran 2009-2015, KPK telah mendakwa lima tersangka.

Mereka adalah Managing Chairman PT Jasa Marga Desi Arryani, Managing Chairman PT Waskita Beton Precast Jarot Subana, dan Deputy Head Division II Waskita Karya Fakih Usman, Mantan Kepala Divisi (Kadiv) II PT Waskita Karya Fathor Rachman, serta mantan CFO dan Divisi Risiko II PT Waskita Karya Yuly Ariandi Siregar.

Desi Arryani ditetapkan sebagai tersangka dalam kapasitasnya sebagai mantan Kepala Divisi III / Sipil / II PT Waskita Karya. Sedangkan Jarot Subana telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kapasitasnya sebagai mantan Kepala Seksi Pengawasan Divisi III / Sipil / II PT Waskita Karya.

Sementara itu, Fakih Usman telah ditetapkan sebagai tersangka selaku mantan pimpinan proyek dan Kepala Seksi Pengendalian Divisi III / Sipil / II PT Waskita Karya.

Pejabat Waskita Karya diyakini telah memperkaya diri sendiri, orang lain, atau perusahaan terkait dengan proyek fiktif di BUMN. Sedikitnya ada 14 proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi pejabat di Waskita Karya. Proyek-proyek tersebut tersebar di Sumatera Utara, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Bali, Kalimantan Timur dan Papua.

Jurnalis: Fachrur Rozie [ray]

.


Source link

Check Also

Puting Beliung merusak puluhan rumah dan kilang beras di Serdang Bedagai

Warta.top – Hujan deras dan angin puting beliung melanda Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *