Home / peristiwa / Kejaksaan Tangkap Buronan Korupsi dengan Membeli Tanah dan Gedung Bank di Jakarta Pusat

Kejaksaan Tangkap Buronan Korupsi dengan Membeli Tanah dan Gedung Bank di Jakarta Pusat

Warta.top – Tim Penangkap Buronan Kejaksaan Agung (Tabur) Mendapat Narapidana Korupsi dan Pencucian Uang (TPPU) dari Kejaksaan Tinggi Maluku yang masuk dalam Daftar Buronan atau Dicari (DPO) Pengadilan Tinggi Maluku Utara. Penangkapan ini dilakukan bekerja sama dengan tim Tabur dari Kejaksaan Tinggi Maluku.

Para buronan yang ditangkap di daerah keramat Sentiong, Jakarta Center, dia dikenal sebagai Heintje Abraham Toisuta (45).

Terpidana Heintje Abraham Toisuta sendiri sebelumnya merupakan terdakwa tindak pidana korupsi dan pembelian tanah dan bangunan oleh TPPU untuk pembukaan cabang Bank Maluku dan Maluku Utara di Surabaya Pada 2014, kerugian keuangan negara mencapai 7,6 miliar rupiah, ”kata Kepala Pusat Informasi Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Hari Setiyono, Selasa dalam keterangannya, Selasa. Selasa (15/9).

Hari menjelaskan, Heintje yang ditangkap di sebuah kos di Jalan Keramat Sentiong, Jakarta Pusat pada Selasa (15/9), pukul 19.20 WIB, tidak melawan petugas.

“Rencananya segera terbang ke Ambon untuk dieksekusi di Lapas Kelas I Ambon (Lapas),” ujarnya.

Berdasarkan keputusan Mahkamah Agung Republik Indonesia. Nomor: 2282 K / Pid.Sus / 2017 tanggal 21 November 2017, terdakwa Heintje Abraham Toisuta divonis korupsi dan pencucian uang serta divonis 12 tahun penjara, serta denda 800 Rp juta, subsider 7 bulan kurungan serta pembayaran santunan sebesar Rp 7,2 miliar subsider 4 tahun kurungan.

Hari mengungkapkan, buron yang ditangkap merupakan pelaku tindak pidana ke-72 pada tahun 2020 di antara seluruh buronan yang telah diamankan tim jaksa Tabur dari berbagai daerah baik sebagai tersangka, terdakwa maupun terpidana.

“Program Tangkap Buronan (Tabur) 32.1 yang digagas oleh Badan Intelijen Kejaksaan Republik Indonesia untuk menggeledah buronan para pelaku kriminal yang masuk dalam Daftar Pencarian Jaksa Penuntut Umum (DPO) atau instansi lain yang didakwa.” penegakan hukum dari berbagai daerah di Indonesia dan melalui program ini kami menyampaikan pesan bahwa tidak ada. tempat yang aman bagi para penjahat, ”tutupnya. [fik]

.


Source link

Check Also

Diduga depresi akibat masalah keluarga, remaja Bali gantung diri di pohon

Warta.top – IDG (17), remaja asal Bali ditemukan tergantung di pohon. Rupanya korban nekat beraksi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *