Home / peristiwa / Kasus penuntutan selesai, mantan sekretaris MA Nurhadi akan segera disidangkan

Kasus penuntutan selesai, mantan sekretaris MA Nurhadi akan segera disidangkan

Warta.top – Jaksa Penuntut Umum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelesaikan penuntutan terhadap mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan menantunya Riezky Herbiono dalam kasus dugaan korupsi dan gratifikasi penanganan perkara tersebut di hadapan Mahkamah Agung.

“Hari ini tim kejaksaan menyerahkan berkas terdakwa Nurhadi dan Riezky Herbiyono ke pengadilan korupsi. Jakarta Pusat, ”kata juru bicara KPK, Ali Fikri, dalam keterangannya, Rabu, 14/10.

Dengan penyerahan berkas penuntutan oleh jaksa ke pengadilan korupsi, penahanan Nurhadi dan menantunya Riezky Herbiono menjadi kewenangan majelis hakim.

“Nanti JPU akan menunggu pengangkatan juri dan hari sidang pertama dengan agenda pembacaan dakwaan,” kata Ali.

Dalam kasus ini, KPK menunjuk mantan sekretaris MA Nurhadi, Riezky Herbiono yang merupakan menantu Nurhadi, dan direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT. MIT) H Will Soenjoto.

Hiera dituduh menyuap Nurhadi. Hiera melalui Rezky Herbiono diduga memberikan suap dan gratifikasi senilai total Rp 46 miliar.

Ada tiga kasus suap dan gratifikasi Nurhadi, pertama kasus perdata PT MIT v PT Kawasan Berikat Nusantara, kedua gugatan gugatan di PT MIT dan ketiga gratifikasi terkait hal tertentu. jumlah kasus pengadilan.

Rezky diketahui sudah menerima sembilan cek atas nama PT MIT dari direktur PT MIT Hendra Soenjoto untuk mengurus kasus tersebut. Cek tersebut diterima saat memproses kasus PT MIT vs PT KBN.

Ketiganya diketahui buron dan masuk dalam Daftar Pencari (DPO). Setelah sekitar empat bulan menghilang, Nurhadi dan Rezky akhirnya ditangkap oleh tim penuntut KPK di sebuah rumah mewah di kawasan Simprug, Jakarta Selatan.

Tak ada perlawanan serius yang diterima tim pengejar Nurhadi dan Rezky. Tim hanya kesulitan masuk ke dalam rumah karena pintunya terkunci.

Awalnya tim berusaha masuk dengan baik dengan cara mengetuk pagar dan pintu rumah, namun tidak ada niat baik dari Nurhadi. Tim kemudian memutuskan mendobrak pagar dan pintu rumah di hadapan ketua RW setempat.

Nurhadi dan Rezky juga diseret tim ke lembaga antikorupsi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sementara itu, Hiera masih diburu tim pengejar KPK.

Jurnalis: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com [fik]

.


Source link

Check Also

PMI Jember mengubur 105 jenazah sesuai protokol Covid-19

Warta.top – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember telah menguburkan hingga 105 jenazah berdasarkan protokol …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *