Home / peristiwa / Kasus COVID-19 yang tinggi, Balikpapan menerapkan jam malam

Kasus COVID-19 yang tinggi, Balikpapan menerapkan jam malam

Warta.top – Kalimantan Timur kini memiliki 5.181 kasus positif Covid-19. Ada 2.001 orang dalam isolasi. Dua kota di Kalimantan Timur, Balikpapan dan Samarinda, penyumbang kasus Corona terbesar.

Menurut satuan tugas Covid-19 Kalimantan Timur, 68 kasus baru telah ditambahkan. Hingga saat ini, terdapat 217 kematian akibat Covid-19 dan 2.963 kasus yang pulih akibat Corona, setelah meningkat 10 kasus.

“Ini menunjukkan jumlah kasus di Kaltim meningkat. Saat ini hampir 140 orang per 100.000 penduduk terpapar Covid-19,” kata Andi M Ishak, juru bicara Satgas Kaltim. Covid-19, saat telekonferensi Zoom, Senin (7/9).

Andi menjelaskan, dengan angka kematian pasien positif Covid-19 di Kaltim sebanyak 217 kasus, angka kematian sebesar 4,2%. “Mungkin sama dengan rata-rata nasional, bahkan lebih tinggi lagi,” kata Andi.

Menurut penyajian data Dinas Kesehatan Kaltim, Kota Balikpapan memiliki 2.172 kasus Corona, dimana 1.304 orang telah sembuh dan 138 orang meninggal dunia. Dengan cara ini, 730 kasus dirawat.

Sedangkan di Samarinda terdapat 1.224 kasus. Dengan angka kesembuhan 702 orang, 49 orang meninggal, 702 orang pulih dan 473 orang dirawat.

“Sesuai Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin Protokol Kesehatan, Daerah Kaltim sudah mulai menerapkan pembatasan kegiatan. Seperti di Balikpapan, sudah diberlakukan jam malam. dipaksakan, ”jelas Andi.

Sementara di Samarinda, ia juga mulai memberlakukan pembatasan aktivitas warga hingga pukul 10 malam WITA, melalui Perwali nomor 43/2020. Kebijakan Pemprov Samarinda dan tim satgas bukan dengan memberlakukan jam malam. Seharusnya kegiatan malam hari dikurangi hingga jam 10 malam, kata Wali Kota Samarinda Syaharie. Jaang, Senin (7/9). [ded]

.


Source link

Check Also

Penderitaan pria paruh baya, korban geng motor, yang ingin putus, tapi tertabrak

Warta.top – Takdir miskin diuji oleh Toto Handoyo (59). Dia dibunuh dengan senjata tajam saat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *