Home / peristiwa / Kantor Kejaksaan Agung tentang Dugaan Fatwa Pinagki: Kami tidak perlu menelepon Mahkamah Agung

Kantor Kejaksaan Agung tentang Dugaan Fatwa Pinagki: Kami tidak perlu menelepon Mahkamah Agung

Warta.top – Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Ali Mukartono mengakui bahwa pokok perkara Pinangki adalah penyusunan fatwa di Mahkamah Agung (MA). Namun, menurut dia, keterangan saat ini belum sampai ke panggilan MA.

“Subjek kasus ini memang fatwa, tapi penyidik ​​belum mempertimbangkan apakah sampai ke Mahkamah Agung atau tidak,” kata Ali dalam jumpa pers di Kejaksaan. umum. Jakarta, Selasa (08/09/2020).

Menurut Ali, penyidik ​​kejaksaan saat ini tidak memiliki kewajiban untuk memanggil para pihak ke Mahkamah Agung. Namun, dia tidak mengesampingkan apakah hal ini perlu dalam perkembangan kasus.

“Itu tidak dilakukan karena tidak ada keharusan seperti dalam pembuktian, apakah mungkin atau tidak. Kami menunggu perkembangannya, tapi tidak sampai sekarang,” kata Ali.

Seperti dikemukakan sebelumnya, pengurusan fatwa di MA disinyalir diinisiasi oleh Pinangki untuk menyelesaikan status hukum yang menjerat Djoko Tjandra. Pinangki mengaku punya tim yang bisa melakukannya dengan bayaran Rp 7 miliar.

Namun, menurut kejaksaan, Djoko Tjandra mencurigai tawaran Pinangki yang gagal. Jadi Kejaksaan Agung menilai tidak ada lobi fatwa antara Pinangki dan MA.

“Setelah dibayar (Rp 7 miliar), Djoko Tjandra curiga, jadi dia mengakhiri perselingkuhannya. Lalu datang Anita Kolopaking, yang sudah dikenal Pinangki, meyakinkan Djoko Tjandra lagi itu. PK yang bisa ditangani ternyata proses PK yang sedang diperiksa di Bareskrim, ”kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di Gedung Bundar selatan. dari Jakarta pada hari Kamis, 3 September 2020.

Sumber: Liputan6.com
Jurnalis: Radityo [ded]

.


Source link

Check Also

Diduga depresi akibat masalah keluarga, remaja Bali gantung diri di pohon

Warta.top – IDG (17), remaja asal Bali ditemukan tergantung di pohon. Rupanya korban nekat beraksi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *