Home / peristiwa / Jaksa Agung: Keputusan Perjalanan Pertama Tidak Memenuhi Permintaan Pengacara

Jaksa Agung: Keputusan Perjalanan Pertama Tidak Memenuhi Permintaan Pengacara

Warta.top – Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menemukan bahwa keputusan tentang kasus penipuan dan pencucian uang agen perusahaan First Travel Umrah tidak memenuhi permintaan jaksa.

Meskipun putusan menyatakan bahwa aset sitaan First Travel yang disita akan dilelang, menurut Burhanuddin, aset tersebut harus dikembalikan kepada korban. Karena itu, ia menganggap keputusan itu bermasalah.

"Sementara permintaan kami (bukti) telah dikembalikan kepada para korban, putusannya bermasalah," kata Burhanuddin kepada Bandung, Minggu (17/11). Seperti dilansir Antara.

Dalam kasus ini, jaksa menerapkan Pasal 378 KUHP terkait dengan penipuan, Pasal 372 dikombinasikan dengan Pasal 55 ayat 1 KUHP terkait dengan penipuan dan penipuan. Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Pasal 378 dan 372 KUHP yang diterapkan oleh jaksa menyebutkan fakta bahwa para peziarah tidak pergi ke Umrah meskipun telah membayar sejumlah uang. Dari kasus ini diketahui bahwa para pemimpin First Travel menggunakan uang ini untuk membeli barang-barang mewah.

Sebelumnya, putusan Hakim Pengadilan Negeri Depok menghukum Andika Surachman, direktur Firsr Travel, dan istrinya Anniesa Hasibuan masing-masing masing-masing selama 20 tahun 18 tahun. Mengenai kepala petugas keuangan First Travel, Kiki Hasibuan dijatuhi hukuman 15 tahun penjara.

Sementara masalah dimulai dengan naik banding ke Mahkamah Agung, yang menetapkan bahwa semua aset First Travel tidak dikembalikan ke sidang, tetapi disita oleh negara.

Karena itu, kata Burhanuddin, pihaknya sedang membahas masalah tersebut. Dia menambahkan bahwa partainya mencari solusi hukum, karena keputusan ini memiliki kekuatan hukum permanen.

"Inilah yang sedang kita diskusikan, pemulihan hukum apa yang dapat dipulihkan," katanya. (Gil)

(tagsToTranslate) Perjalanan Pertama (t) Bandung


Source link

Check Also

Komisi X DPR memberikan banyak "pekerjaan rumah" kepada Nadiem Makarim

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Liputan6.com/JohanTallo Warta.top – Seorang anggota Komisi X DPR memberikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *