Home / peristiwa / Istana bernama Ahok tidak perlu keluar dari PDI-P jika menjadi bos resmi BUMN

Istana bernama Ahok tidak perlu keluar dari PDI-P jika menjadi bos resmi BUMN

Minggu 17 November 2019 13:33
reporter: independen

Keakraban Ahok dan Anies menandai pelantikan anggota DKD DPRD. © Liputan6.com / Faizal Fanani

Warta.top – Mantan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok adalah salah satu komisaris perusahaan BUMN. Pro dan kontra muncul, karena Ahok saat ini berada di daftar kader Partai Demokrasi Indonesia Gulat (PDIP).

Fadjroel Rachman, juru bicara presiden, merasa bahwa Ahok tidak perlu meninggalkan PDIP ketika ia diangkat sebagai kepala BUMN. Alasannya, Ahok hanya bingkai. Bukan kepemimpinan partai yang membawa banteng putih.

"Eksekutif bukan masalah, asalkan mereka bukan pemimpin partai politik atau kandidat dan / atau wakil." Jika kepemimpinan partai, menurut Permen BUMN, akan mengundurkan diri, kader tidak membentuk masalah, "kata Fadjroel kepada wartawan, Minggu (17/7).

1 dari 3 halaman

Aturan hukum

Ini juga dijelaskan dalam Peraturan Menteri BUMN PER-02 / MBU / 02/2015. Dalam peraturan ini, ditekankan bahwa bos perusahaan publik tidak boleh berasal dari pejabat partai politik atau anggota DPR.

"Jika Anda mengikuti masalah BUMN Permen per-2 / mbu / 02/2015, ini hanya akan fokus pada pengelolaan partai politik dan / atau kandidat dalam pemilihan dan / atau wakil parlemen", dia menjelaskan.

Fadjroel menjelaskan bahwa, berdasarkan diskusi dengan Menteri BUMN, Erick Thohir, manajemen perusahaan negara akan dipilih melalui tim tim. 39 evaluasi akhir. Ini dinyatakan dalam Peraturan Presiden No. 177 tahun 2014.

Dia juga menekankan bahwa pejabat BUMN tidak diizinkan untuk mendefinisikan visi dan misi mereka sendiri. Seluruh pegawai BUMN harus mengikuti visi dan misi Presiden Joko Widodo.

"Presiden menekankan bahwa hanya ada visi dan misi presiden, tidak ada visi dan misi menteri, begitu juga di perusahaan-perusahaan negara "katanya.

2 dari 3 halaman

Posisi Ahok

Staf Kementerian Negara BUMN Arya Sinulingga mengatakan tidak jelas posisi Ahok yang akan ditempati. Dia menjelaskan bahwa pertemuan baru terbatas pada undangan untuk berpartisipasi dalam BUMN.

"Belum (posisi diketahui). Sekarang, hanya undangan untuk masuk perusahaan milik negara," kata Arya ketika dia menghubungi Warta.top, Rabu (13/11).

Namun, dia belum bisa memberi tahu BUMN apa yang akan ditempati Ahok. "Yang pasti bukan di kementerian tapi di perusahaan, perusahaan itu peduli dengan kepentingan rakyat," tambahnya.

Dengan bergabung dengan Ahok di BUMN, diharapkan BUMN akan menjadi lebih baik dan akan dapat meningkatkan daya saing, seperti yang diminta oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Untuk perusahaan yang akan ditempati, PakAhokkami berharap itu pasti akan meningkatkan dan meningkatkan daya saing, "jelas Arya.

3 dari 3 halaman

Ahok mau

Pada pertemuan yang berlangsung sekitar satu setengah jam, menteri perusahaan negara, Erick Thohir, dan Ahok membahas tawaran layanan di salah satu perusahaan negara.

"(Sebelumnya) berbicara tentang BUMN dan saya ingin terlibat hanya dalam satu BUMN, itu saja," kata Ahok singkat selama pertemuannya dengan tim media kantor BUMN.

Mengenai posisinya, Ahok tidak tahu di mana ia akan ditempatkan atau menempatkan BUMN-nya. "Apa posisi dan di mana BUMN itu, saya tidak tahu, tanyakan langsung ke menteri," imbuhnya.

Ahok menambahkan bahwa ia masih belum tahu pasti kapan ia akan secara resmi bergabung dengan BUMN. Namun, dia memperkirakan kemungkinan melakukan ini pada bulan Desember.

Ditanya tentang kesediaannya untuk melayani di BUMN, Ahok mengatakan dia siap membantu untuk negara. "Jika saya membuat negara, ya, saya menginginkannya, apa pun yang dapat membantu negara saya menginginkannya," pungkasnya.

Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com

(No)

(tagsToTranslate) Ahok (t) Basuki Tjahaja Purnama BUMN (t) Jakarta


Source link

Check Also

Komisi X DPR memberikan banyak "pekerjaan rumah" kepada Nadiem Makarim

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Liputan6.com/JohanTallo Warta.top – Seorang anggota Komisi X DPR memberikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *