Home / peristiwa / IPW memanggil Kapolres Paket Eddy Gatot dan Wakil Kapolres Listyo Sigit muncul dari istana

IPW memanggil Kapolres Paket Eddy Gatot dan Wakil Kapolres Listyo Sigit muncul dari istana

Warta.top – Jabatan Kapolri Idham Aziz akan berakhir karena pensiun pada 25 Januari 2021. Sejumlah jenderal diperkirakan akan menjadi pengganti. Ketua Presidium Pengawas Polri (IPW) Neta S Pane mengatakan, saat ini muncul ide dari Istana Kepresidenan untuk membuat perangkat pengganti Kapolri dan Kapolri. asisten polisi.

Yakni mengangkat Wakil Kapolri Komjen Gatot Eddy menjadi Kapolri menggantikan Idham Azis sekaligus mendorong Kepala Bareskrim, Komjen Sigit menggantikan Gatot Eddy, kata Neta dalam sambutannya. pernyataan tertulis kepada Jakarta, Rabu (6/1).

Menurut Neta, opsi paket semakin banyak dibicarakan pihak Istana atau pihak yang dekat dengan presiden Jokowi Sebelum nama Kapolri baru diserahkan ke DPR, setelah Wanjakti Polri dan Kompolnas mengajukan usulan nama calon Kapolri kepada Presiden.

“Diperkirakan usulan nama calon Kapolri sudah diajukan oleh Wanjakti Polri, sedangkan usulan nama Kompolnas diharapkan sudah disampaikan pada Jumat, 8 Januari 2021,” ujarnya.

“Setelah mendapat usulan nama calon Kapolri, presiden akan memilih nama yang selanjutnya akan diajukan ke DPR pada Senin 11 Januari 2021 agar Komisi III DPR bisa melakukan tes. ‘kecukupan, sebelum Kapolri Idham Azis pensiun pada 25 Januari 2021 “, lanjutnya.

Namun, lanjut Neta, di sekitar Istana Negara, dua calon Kapolri, yakni Akpol 88 senior dan Akpol 91 junior, berharap Presiden Jokowi memilih seorang jenderal sebagai Kapolri. polisi nasional untuk menggantikan Idham Azis. Begitu pula, jabatan Wakil Kapolri harus dipilih dari kalangan jenderal senior dan bukan jenderal yang lebih rendah.

Dengan demikian, antara tahun 2021 dan 2024, Presiden Jokowi masih bisa mengangkat dua Kapolri tambahan. Pertama, karakter yang dilantik sebagai Kapolri adalah jendral tinggi PNR 65 yang mengakhiri mandatnya pada tahun 2023 ” , apakah dia menyatakan.

Kedua, kata dia, Kapolri PNR 65 yang pensiun pada 2023 kemudian akan digantikan oleh seorang jenderal dengan PNR 67 atau 68 yang menyelesaikan masa tugasnya pada 2025 atau 2026.

Dengan demikian, proses suksesi polisi berjalan lancar dan tanpa beban, katanya.

Sementara itu, Neta menilai pasar calon Polri saat ini sangat berbeda dengan suksesi mantan Kapolri. Padahal, suksesi polisi diwarnai dengan situasi sosial politik yang sarat dengan dinamika kemunculan kelompok-kelompok ekstrimis agama.

“Bagaimanapun, Presiden Jokowi harus mencermati perubahan situasi dan dinamika. Agar Kapolri terpilih tidak rentan terhadap persoalan dinamika sosial politik yang berkembang,” tandasnya. dia menyatakan.

Oleh karena itu, Neta meminta presiden untuk memilih sosok Kapolri yang tidak hanya setia, tetapi juga harus memilih seseorang yang mampu mengkonsolidasikan lembaganya dengan kemampuannya dihormati oleh senior dan junior.

“Selain itu, kepribadian yang dekat dengan tokoh masyarakat dan memiliki jam terbang tinggi dalam menjaga keamanan masyarakat. Sehingga kehadiran Kapolri tidak menjadi beban sosial bagi presiden hingga saat ini. akhir masa jabatan Jokowi pada 2024, ”imbuhnya. [bal]

.


Source link

Check Also

Wanita muda Deli Serdang meninggal di lift

Warta.top – Almarhum perempuan muda tersebut diduga mengalami kecelakaan kerja di showroom motor tempatnya bekerja …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *