Home / peristiwa / Ini akan disutradarai oleh Komjen, Ini adalah kisah Brimob dari era Jepang hingga 3 kali perubahan nama.

Ini akan disutradarai oleh Komjen, Ini adalah kisah Brimob dari era Jepang hingga 3 kali perubahan nama.

Staf Brimob di Mahkamah Konstitusi. © Liputan6.com / Helmi Fithriansyah

Warta.top – Saat ini, Pemerintah, melalui Kementerian Reformasi Administrasi dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB), saat ini sedang mempersiapkan posisi senior TNI dan polisi nasional. Salah satunya adalah jabatan komandan korps Brimob Polisi nasional

Jika Komandan Korps Brimob saat ini dipegang oleh seorang jenderal bintang dua, Inspektur Jenderal (Inspektur Jenderal), diharapkan bahwa di masa depan pos tersebut akan dikelola oleh petugas. memiliki pangkat tiga bintang alias Komisaris Jenderal (Komjen). Untuk informasi terkini, komandan brigade polisi keliling dipegang oleh Inspektur Jenderal Polisi, Drs Anang Revandoko.

Tubuh Brimob memiliki sejarah panjang sejak pembentukannya. Inilah sejarah tubuh Brimob beberapa kali untuk mengganti nama:

1 dari 4 halaman

Lahir dengan nama Tokubetsu Keisatsu Tai (Pasukan) Polisi khusus)

Dalam ceritanya, Brimob diciptakan pada zaman Jepang dengan nama Tokubetsu Keisatsu Tai pada April 1944. Menurut situs web resmi, Korps Brigade Mobil Polisi, Tokubetsu Keisatsu Tai adalah anggota polisi polisi muda dan muda dan telah didirikan di setiap tempat tinggal di Jawa, Madura dan Sumatra.

Tokubetsu Keisatsu Tai memiliki senjata yang lebih lengkap daripada polisi biasa. Anggota potensial dipenjara dan menerima pendidikan dan pelatihan militer dari Angkatan Darat Jepang. Tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa anggota Tokubetsu Keisatsu Tai adalah pasukan polisi yang terlatih, disiplin dan terorganisasi dengan baik.

Unit Tokubetsu Keisatsu Tai, dengan sebuah perusahaan yang terdiri dari 60 hingga 200 orang, tergantung pada situasi wilayah dan berada di bawah wewenang kepolisian tempat tinggal. Secara umum, Tokubetsu Keisatsu Tai, komandan kompi itu, Itto Keibu (letnan dua).

Tokubetsu Keisatsu Tai adalah cikal bakal pembentukan Polisi Nasional Indonesia. Karena pada 21 Agustus 1945, di bawah kendali inspektur polisi Tk. Mohammad Jasin, saya membaca teks proklamasi pasukan polisi khusus yang mengatakan: "Oentoek melakukan kontak dengan orang-orang dalam perjuangannya untuk membela proklamasi 17 Agoestoes 1945, menyatakan dengan ini bahwa Poelisi adalah polisi Indonesia dari Repoeblik ".

Setelah mengumumkan proklamasi polisi, polisi khusus kemudian mereproduksi dan menyebarluaskan teks proklamasi yang menempatkannya di tempat-tempat yang ramai, mudah dibaca, dan di tempat umum. Selain menempelkan teks proklamasi kepolisian, polisi khusus juga melampirkan teks proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.

2 dari 4 halaman

Menjadi brigade seluler

Setelah polisi khusus atau Tokubetsu Keisatsu Tai membantu menjaga keamanan dan perlindungan negara, terutama di daerah-daerah strategis seperti Jawa dan Sumatra, pada 14 November 1946, polisi khusus mengubah namanya menjadi Brigade Mobil. .

Atas dasar keputusan Departemen Kepolisian Negara, nomor polisi 13 / MB / 1959 tanggal 25 April 1959, unit brigade bergerak (Mobrig) diubah menjadi batalion. . Koordinator brigade keliling regional menjadi komandan daerah dan koordinator kantor polisi nasional keliling digantikan oleh komandan pusat brigade keliling (Komopu).

3 dari 4 halaman

Bentuk Pasukan Ranger (Pelopor)

Dalam menghadapi tantangan, terutama karena banyaknya pemberontakan dan separatisme, para pemimpin Mobrig merasa perlu untuk membentuk pasukan khusus dengan kemampuan khusus. Maka, sekitar tahun 1954-1959, mulai terbentuknya pasukan Ranger generasi pertama.

Kami kemudian melanjutkan pendidikan Ranger generasi ke-2 dan ke-3 di SPMB Porong Watukosek, Pasuruan. Dengan demikian, pada akhir 1959, SPMB mampu membentuk tiga perusahaan ranger. Tiga perusahaan Ranger adalah perusahaan 5994 dengan komandan kompi AKP Loemy, perusahaan 5995 dengan komandan kompi AKP Anton Soedjarwo, dan perusahaan 5996 dengan Komandan AKP Saim. AKP Saim telah diposting di luar negeri, komandan perusahaan 5996 kemudian dipegang oleh AKP Hudaya Sumarya.

Pendidikan Ranger terakhir dari kelas 6 terjadi pada tahun 1961. Setelah itu, Ranger mengubah namanya menjadi Pioneer. Setelah mengambil nama Pelopor, pengajaran Pelopor I Kelas I VIII berlangsung dari tahun 1962 hingga 1968. Pada tanggal 13 Maret 1961, Perusahaan Perintis menjadi Batalion Perintis. Ia kemudian dikembangkan di resimen perintis (Menpor).

4 dari 4 halaman

Berganti nama menjadi Brimob

Kemudian, pada tanggal 14 November 1961, Presiden Sukarno memberikan hadiah pemerintah kepada Pataka Nugraha Sakanti Yana Utama atas pengabdian dan kesetiaan brigade seluler. Pada saat itu, presiden Indonesia secara resmi mengubah nama unit ini dari brigade seluler menjadi brigade seluler.

Brimob saat ini terdiri dari dua cabang, yaitu Gegana dan Pelopor. Gegana bertanggung jawab untuk melaksanakan tugas-tugas operasional khusus polisi-spesifik seperti: netralisasi bom, penanganan KBR (kimia, biologi dan radioaktivitas), kontraterorisme (kontra-terorisme) dan intelijen.

Pada saat yang sama, Pelopor ditugaskan dengan tugas-tugas operasional polisi khusus yang lebih besar dan paramiliter, seperti: pengendalian kerusuhan, pencarian dan penyelamatan (SAR), menjaga instalasi vital, operasi gerilya dan pengendalian hutan terbatas.

(Dan)

(tagsToTranslate) Brimob (t) Jakarta


Source link

Check Also

Komisi X DPR memberikan banyak "pekerjaan rumah" kepada Nadiem Makarim

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Liputan6.com/JohanTallo Warta.top – Seorang anggota Komisi X DPR memberikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *