Home / peristiwa / Faisal Basri menyoroti dampak dari proses penyusunan omnibus law tersebut

Faisal Basri menyoroti dampak dari proses penyusunan omnibus law tersebut

Warta.top – Ekonom Senior Faisal Basri menilai demokrasi di Indonesia melemah. Ini memiliki potensi untuk menyebabkan Korupsi meningkat, apalagi dengan adanya omnibus law.

“Kekuatan masyarakat melemah, yang menyebabkan kebebasan terganggu dan kekuasaan disalahgunakan dengan represi, membuat undang-undang yang tidak kredibel,” katanya dalam sebuah pernyataan. Diskusi Transparansi Internasional Indonesia, Kamis (15/10).

“Semuanya sepertinya diperbaiki karena kekuatan oposisi lemah. Ditambah, check and balances ketika partisipasi publik tidak diinginkan agar sentralisasi terjadi adalah yang membuat potensi. Omnibus law ini memperbesar potensi korupsi, sehingga margin korupsi semakin lebar, ”imbuhnya.

Faisal juga mencontohkan penurunan indeks demokrasi di Indonesia. Menurut data yang ia sampaikan, Indeks Demokrasi Indonesia berada di urutan 64 di bawah Malaysia dan Timur Tengah, masing-masing 41 dan 43 posisi.

“Selama ini Malaysia dan Timor Leste jauh lebih baik dari kita, jadi kita bukan lagi contoh dan tolak ukur demokrasi. Thailand lebih buruk dari Indonesia, begitu juga Singapura,” katanya. dia menyatakan.

Dia juga mencatat penurunan partisipasi politik publik. Menurutnya, masyarakat malas melihat pemilu karena tidak membawa perubahan, terutama dalam kasus korupsi.

“Ada masalah yaitu memperbanyak bibit korupsi. Oleh karena itu, kita tetap harus waspada, korupsi tidak bisa dilepaskan,” ujarnya.

“KPK secara resmi menyatakan fokusnya bukan pada pemberantasan korupsi tapi pencegahan korupsi. Semua orang tahu KPK sedang melemah,” kata Faisal. [fik]

.


Source link

Check Also

Nyali terapis mental pasien Corona

Warta.top – Kepedulian sosial mendorong hati Kuriake Kharismawan untuk bergabung dengan jajaran relawan mengelola Covid-19 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *