Home / peristiwa / Ditangkap tanpa masker, warga Palembang diancam denda Rp 500.000.

Ditangkap tanpa masker, warga Palembang diancam denda Rp 500.000.

Warta.top – Sebanyak 27 warga Palembang terdampak razia protokol kesehatan yang dilakukan anggota Satuan Polrestabes Sabhara Turjawali Palembang, Senin (14/9). Mereka menghadapi denda 500.000 rupee sesuai dengan Peraturan Walikota Palembang nomor 27 tahun 2020.

Mereka ditangkap dalam penggerebekan tanpa masker di beberapa pasar, yakni Pasar Jakabaring, Pasar 16 Ilir, Pasar Kuba dan Pasar Cinde Palembang. Semuanya langsung dibawa ke kantor polisi untuk pengumpulan data.

Kasat Sabhara Polrestabes Palembang AKBP Sony Trianto mengungkapkan, pihaknya sengaja menggerebek tempat-tempat keramaian dalam upaya meningkatkan disiplin dan kesadaran dalam memakai masker atau mengikuti tata tertib kesehatan. Selain itu, pihaknya dan Satpol PP memiliki kewenangan untuk menindak pelaku.

“Saat ini, 27 warga dikejutkan tanpa masker saat berada di luar rumah. Semuanya ditangkap di beberapa pasar besar di Palembang, ”kata Sony.

Hingga saat ini, 27 pelanggar telah diberi sanksi oleh para pelatih. Namun, jika Anda tertangkap lagi dengan pelanggaran yang sama, Anda akan dikenakan denda Rp 500.000 tergantung pada wali.

“Saat ini kami hanya memberikan saran dan data, tapi ke depan akan dikenakan denda,” ujarnya.

Sony menambahkan, penggerebekan topeng itu bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Apalagi, virus tersebut tetap menjadi momok yang menakutkan karena ribuan warga Palembang telah terpapar dan terancam menyebar ke orang lain.

“Meski pandemi belum usai, kami akan terus melakukan tindakan preventif, baik razia maupun sosialisasi langsung dengan masyarakat tentang pentingnya disiplin dalam pelaksanaan protokol kesehatan”, apakah dia menyatakan. [noe]

.


Source link

Check Also

Data 27 September 2020 sebanyak 15.298 penderita Covid-19 di perkampungan atlet sembuh

Warta.top – Kepala Bagian Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan, pasien dinyatakan sembuh …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *