Home / peristiwa / Cokok si pengunduh ‘Indonesia Raya’ di Cianjur, polisi menyita PC dan akta kelahiran

Cokok si pengunduh ‘Indonesia Raya’ di Cianjur, polisi menyita PC dan akta kelahiran

Warta.top – Penyidik ​​Bareskrim Polri menyita sejumlah barang bukti penangkapan MDF, remaja 16 tahun yang mengunggah parodi lagu “Indonesia Raya” ke Cianjur. Dari PC hingga penyitaan akta kelahiran polisi.

Lalu sesuai hasil pemeriksaan sesuai buktinya ada handphone, ada juga SIM card dan PCnya, lalu ada akta kelahiran untuk mengetahui umur anak tersebut. MDF, lalu KK (Kartu Keluarga) yang menunjukkan MDF adalah anak dari orang tuanya, ”kata Kadiv. Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Raden Argo Yuwono saat jumpa pers di Mabes Polri, Jumat (1/1).

Argo menambahkan, remaja SMA sudah mengenal dunia maya sejak usia 8 tahun.

“Kemudian dia mengerti bagaimana dia telah menipu dia jika ada petugas, dia akan mengetahui nanti bahwa dia bisa menipu dia,” katanya.

“Kemudian dia membuat nama akun palsu. Dia melakukan semua itu, dia mengetahui bahwa jika ada tindak pidana tidak terdeteksi. Tapi pada akhirnya juga terdeteksi, kami sudah melakukannya. penangkapan di Cianjur, ”jelasnya.

Sebelumnya, MDF pernah ditangkap di Cianjur. Argo Yuwono mengatakan MDF masih anak-anak berusia 16 tahun.

“Seorang pria yang tadi malam ditangkap atau ditangkap di Cianjur oleh Cyber ​​Bareskrim. MDF berusia 16 tahun. Keduanya anak di bawah umur,” kata Argo.

Ia mengatakan MDF memiliki nama samaran yang sering digunakan saat menjelajah dunia maya.

“MDF adalah nama aslinya. Tapi di dunia maya, Fais Rahman Simalungun. Tapi nama aslinya adalah MDF. Dan ketika orang melihat nama itu, itu adalah marga Sumatera Utara. Padahal dia orang Cianjur. Tadi malam kami menangkapnya di rumahnya. Dan dia ada di kelas. 3 SMP, ”ujarnya.

Dalam video unggahan lagu parodi Indonesia Raya itu, para pelaku melakukan perubahan berupa lirik. Setiap kata yang diubah mengandung kata-kata yang provokatif. Tak berhenti sampai di situ, Burung Garuda yang menjadi lambang negara Indonesia juga sudah diganti dengan seekor ayam.

Rekaman video juga menampilkan kalimat Bhinneka Tunggal Ika yang ditulis terbalik.

Pengguna media sosial Indonesia mengutuk langkah tersebut. Di kolom komentar, banyak pihak yang menyarankan agar video berisi pesan provokatif dalam lagu parodi Indonesia Raya diberitakan. [rhm]

.


Source link

Check Also

Terjebak di tali kawat di perkebunan Aceh, harimau Sumatera berhasil diselamatkan

Warta.top – Tim gabungan dari Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) mengevakuasi harimau Sumatera (panthera …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *