Home / peristiwa / Cara Gubernur Kalimantan Timur mengeluarkan peraturan tanpa harus pergi ke luar negeri

Cara Gubernur Kalimantan Timur mengeluarkan peraturan tanpa harus pergi ke luar negeri

Warta.top – Isran Noor, gubernur Kalimantan Timur (Kalimantan Timur), mengatakan pemerintah provinsi Kalimantan Timur telah memilih untuk mengunjungi negara itu untuk kunjungan kerja, dengan tujuan untuk berinovasi dan menerapkan peraturan. yang bisa diadopsi di daerah masing-masing. Selain lebih efisien, langkah ini juga mematuhi peraturan hukum.

Dia mengatakan bahwa banyak pemerintah daerah Indonesia berada di belakang inovasi, baik dari segi sains dan peraturan. Jadi Anda tidak perlu pergi jauh ke luar negeri.

"Misalnya, jika saya ingin mengembangkan peraturan daerah, kita akan melihat peraturan yang efektif: misalnya, di Jawa Timur, kita juga akan pergi ke Jawa Timur atau ke daerah yang sudah berinovasi," kata Isran kepada merdeka.com.

Dengan langkah ini, kata Isran, ia setuju dengan Presiden Joko Widodo yang meminta agar tidak ada lagi kunjungan kerja atau studi banding untuk setiap peraturan.

"Jadi, jika ada kunjungan ke negara untuk membuat peraturan daerah, paling banyak, di daerah atau provinsi lain," tambahnya.

Selain itu, ia juga menerima keinginan itu Jokowi yang ingin menerbitkan hukum Omnimbus. Dengan itu, masa depan akan disederhanakan dibandingkan dengan peraturan yang saat ini panjang dan rumit.

"Presiden telah lama mengatakan bahwa hal-hal membuat perizinan menjadi mudah, dan dia sangat berterima kasih kepada pemimpin daerah, tetapi di lapangan, orang tidak berani menerapkannya." dengan hukum Omnibus, ada baiknya, semoga secepatnya, "pungkasnya.

Sebelumnya, Jokowi telah meminta pemerintah daerah untuk tidak membuat terlalu banyak aturan. Jokowi percaya bahwa banyak aturan menyulitkan birokrasi, sehingga salah satunya menyebabkan keengganan investor asing untuk berinvestasi di Indonesia.

Jokowi menginformasikan pada pembukaan Rapat Koordinasi Tingkat Lanjut Nasional Indonesia antara Pemerintah Pusat dan Forkopimda 2019 di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor Jawa Barat, Rabu (13/11) . Kepala daerah, kepala polisi daerah dan hakim hadir pada kesempatan ini.

Menurutnya, perlu untuk mengakhiri hal-hal seperti itu. Jokowi mengatakan akumulasi regulasi mencegah pemerintah membuat keputusan cepat.

"Saya tahu bahwa untuk peraturan daerah ada kunjungan, ada studi banding, saya mengerti. Tapi berhenti dan dalam kunjungan, ada sesuatu yang saya mengerti, dalam studi banding, saya mengerti apa itu. Saya orang di tanah untuk mengerti, "kata Jokowi. (Jam)

(tagsToTranslate) Kalimantan Timur


Source link

Check Also

Komisi X DPR memberikan banyak "pekerjaan rumah" kepada Nadiem Makarim

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Liputan6.com/JohanTallo Warta.top – Seorang anggota Komisi X DPR memberikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *