Home / peristiwa / BKKBN: Penggunaan Kontrasepsi Menurun Selama Pandemi, Ada 500.000 Lebih Kehamilan

BKKBN: Penggunaan Kontrasepsi Menurun Selama Pandemi, Ada 500.000 Lebih Kehamilan

Warta.top – Selama pandemi virus Corona, BKKBN mencatat penurunan penggunaan kontrasepsi. Penurunan penggunaan kontrasepsi mulai dipantau tiga bulan lalu.

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengatakan penurunan penggunaan kontrasepsi dikhawatirkan dapat memicu peningkatan angka kehamilan. Terutama selama pandemi ini, orang lebih aktif di rumah daripada di luar.

Hasto mengatakan bahwa dengan lebih banyak kegiatan di rumah, suami dan istri dapat berkomunikasi lebih sering.

“Dalam tiga bulan terakhir, penggunaan kontrasepsi telah menurun 10 persen. Dari 36 juta, atau sekitar 3,6 juta, telah berhenti menggunakan kontrasepsi. Jika wanita hamil menghasilkan 15 persen dari 3,6 juta, maka ada 400 hingga 500.000 kehamilan lagi, ”kata Hasto di auditorium. UNY, Sabtu (1/8).

Hasto mengatakan bahwa dari data, diketahui bahwa kehamilan yang terjadi selama pandemi virus Corona didominasi oleh kelompok orang yang kurang beruntung yang tinggal di desa.

“Kehamilan selama pandemi cenderung miskin, berpendidikan rendah dan tinggal di desa. Sekarang, ini menunjukkan bahwa kehamilan dialami oleh banyak orang yang tidak memahaminya secara ilmiah, ”kata Hasto.

Hasto menjelaskan bahwa untuk mengurangi angka kehamilan ini, BKKBN juga mendorong program penerimaan, terutama di daerah pedesaan. Hasto menambahkan dari data BKKBN bahwa pada 29 Juni 2020, ada 1,4 juta akseptor. [rhm]

.


Source link

Check Also

Laki-laki Serdang Bedagai tega menganiaya ayahnya yang sakit

Warta.top – Pria asal Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Tri Boy Manullang (34), tega menganiaya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *