Home / peristiwa / Bima Arya Ungkap Tren Kasus Covid-19 di Bogor Menurun Pasca Penerapan PSBMK

Bima Arya Ungkap Tren Kasus Covid-19 di Bogor Menurun Pasca Penerapan PSBMK

Warta.top – Pemerintah Kota Bogor menerapkan Pembatasan Sosial Mikro dan Masyarakat (PSBMK) setelah kawasan tersebut kembali ke Zona Merah Covid-19. Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, menilai kebijakan serta razia bertopeng berdampak positif dalam mengurangi penularan Covid-19.

“Sejak diberlakukannya PSBMK pada 29 Agustus lalu, jumlah kasus positif Covid-19 cenderung menurun,” kata Bima Arya saat melakukan kunjungan ke sejumlah RW merah di Kota Bogor. Demikian dikutip dari Antara, Senin (7/9).

Bima Arya yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno dan Kepala Satpol PP Kota Bogor Agustiansyah mendatangi sejumlah RW Merah untuk mengecek status persiapan relawan RW Siaga dan tim detektif Covid-19 (deteksi aktif) dalam menjalankan tugasnya yaitu pemantauan dan pengawasan. Covid19.

Bima mengatakan, pasca berlakunya kebijakan PSBMK yang dibarengi dengan razia masker dan razia di tempat usaha oleh Satpol PP, aktivitas warga di luar rumah menurun. “Penggerebekan yang dilakukan Satpol PP dikenai sanksi denda. Ada juga patroli yang terus memanggil kembali warga. Kerumunan di beberapa tempat sudah berkurang,” katanya.

Menurunnya aktivitas warga di luar rumah, kata dia, berdampak positif, yakni hasil kasus positif Covid-19 cenderung menurun. Pada Minggu, 12 warga Kota Bogor dipastikan positif Covid-19.

“Angka ini cenderung turun, karena saat PSBMK diberlakukan pada 29 Agustus lalu, angka hasil positif Covid-19 sudah mencapai sekitar 20 per hari,” ujarnya.

Bima berharap jumlah kasus positif Covid-19 bisa kembali menurun dalam beberapa hari mendatang. “Kami menunggu empat hari ke depan untuk melihat apakah ada penurunan lagi. Kami akan terus pelajari polanya, menunggu penilaian dari pemerintah pusat, apakah Kota Bogor masih di zona merah atau sudah menurun,” dia berkata.

Pemerintah Kota Bogor menerapkan PSBMK selama dua minggu, sejak 29 Agustus hingga 11 September. Empat hari berikutnya yang dimaksud Bima Arya adalah hingga 10 September. Artinya, Pemprov Bogor akan kembali menilai apakah kebijakan PSBMK dilanjutkan atau tidak. [lia]

.


Source link

Check Also

Polisi mengamankan puluhan peserta demonstrasi tunggal

Warta.top – Polisi Surakarta telah mengamankan puluhan orang yang akan berdemonstrasi di kawasan Manahan, Solo, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *