Home / peristiwa / Arsitek Indonesia yang karyanya diakui oleh dunia

Arsitek Indonesia yang karyanya diakui oleh dunia

Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat. © 2019 Warta.top

Warta.top – Indonesia memiliki banyak arsitek yang karyanya telah diakui secara internasional. Dari karyanya, para arsitek negeri ini mampu memenangkan berbagai hadiah dari seluruh dunia.

Tidak hanya dikenal di dunia, beberapa bangunan di negara lain adalah karya arsitek Indonesia. Tentu saja kami sangat bangga dengan Indonesia. Arsitektur berikut diakui oleh pekerja anak di negara itu:

1 dari 4 halaman

Fredrich S Silaban

Fredrich S Silaban adalah seorang arsitek yang karyanya diakui di seluruh dunia. Salah satu karyanya adalah Masjid Istiqlal, Jakarta. Masjid Istiqlal adalah salah satu masjid terbesar di Asia Tenggara. Menarik juga untuk dicatat bahwa masjid ini dibangun oleh Fredrich, seorang Kristen.

Desain arsitektur Masjid Istiqlal berisi angka dan ukuran yang memiliki makna dan simbol tertentu. Ada tujuh gerbang untuk memasuki Aula Istiqlal, masing-masing dinamai menurut Al-Asmaul-Husna, nama-nama Allah yang dimuliakan dan dipuji. Angka tujuh melambangkan tujuh lapisan surgawi dari kosmologi alam semesta Islam dan tujuh hari seminggu.

Bangunan utama dimahkotai dengan kubah dengan diameter 45 meter, nomor "45" yang melambangkan 1945, tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Puncak atau mastaka dari kubah utama dimahkotai dengan bulan sabit dan ornamen stainless steel berbentuk bintang, simbol Islam. Lalu ada 12 tiang menara.

2 dari 4 halaman

Ridwan Kamil

Sebelum memasuki dunia politik dan menjadi gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil adalah seorang arsitek. Dengan tangannya yang dingin, ia telah berhasil menghasilkan karya yang diakui di seluruh dunia. Awalnya, dia bekerja sebagai arsitek di Amerika Serikat. Pada tahun 2002, ia kembali ke Indonesia dan mendirikan Urbane, sebuah perusahaan yang berspesialisasi dalam layanan konsultasi dalam perencanaan, arsitektur dan desain.

Salah satunya, Museum Tsunami Aceh, diresmikan pada 2009, dibangun untuk mengenang para korban bencana tsunami. Karena dibangun untuk memperingati tsunami Aceh, nama-nama korban tsunami dapat ditemukan di dinding bagian dalam bangunan.

Selain Museum Tsunami, karya arsitektur Kang Emil yang luar biasa di seluruh dunia termasuk Marina Bay Waterfront Master di Singapura, Rencana Induk Urban Resort Sukhotai di Bangkok, Master Waterfront Ras Al Kaimah di Qatar dan Master Plan Shao. Xing Waterfront di Tiongkok.

3 dari 4 halaman

Budi Pradono

Kemudian Budi Pradono, seorang arsitek Indonesia yang membangun Dancing Mountain House. Bangunan ini terbuat dari bambu dan dirancang agar mudah dibangun. Bentuk atapnya mirip dengan Gunung Merapi, Telomoyo, Tidar dan Andong di sekitar Salatiga.

Interior rumah dibuat tanpa pembagi untuk menonjolkan suasana intim keluarga. Ruangan di dalamnya terasa lebih luas dan nyaman. Bahkan lebih bangga, Dancing Mountain House memenangkan Archasia Architecture Awards 2016 untuk Proyek Perumahan Terbaik di Asia. Desain bangunan ini telah menyoroti peran arsitektur bagi masyarakat.

4 dari 4 halaman

Arvilla Delitriana

Arvilla Delitriana, seorang insinyur lokal yang merancang jembatan lengkung bentang panjang dari bagian Kuningan di Jalan Raya Terpadu (LRT). Dia berhasil merancang jembatan LRT Jabodebek terpanjang di dunia, yang memanjang lebih dari 148 meter dengan radius kelengkungan 115 meter dan menggunakan bahan beton 9.888,8 ton, yang merupakan yang terbesar dari jenisnya. setara dengan lebih dari tiga kali berat patung Garuda Wisnu Kencana di Bali.

Konstruksi ini mengukir dua catatan Museum Arsip Indonesia, yaitu jembatan rel jembatan beton melengkung terpanjang dan jembatan dengan pembebanan uji statis statis terbesar.

(Dan)

(tagsToTranslate) Arsitektur Unik (t) Ridwan Kamil (t) Arvilla Delitriana (t) Jakarta


Source link

Check Also

Gerindra membawa "para jenderal" untuk bertarung dalam pemilihan di Surabaya

Warta.top – Berjuang di pemilihan pemimpin daerah (Pilkada) di Jakarta SurabayaPesta Gerindra pasti sudah menyiapkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *