Home / peristiwa / APBD Kota Bekasi 2020 5,82 miliar rupee, berikut detailnya

APBD Kota Bekasi 2020 5,82 miliar rupee, berikut detailnya

Warta.top – Pemerintah kota Bekasi dan DPRD mengadakan rapat pleno PDBD 2020 di tengah malam atau mendaftarkan batas waktu untuk persetujuan sesuai dengan peraturan nasional (Kemendagri) pada 30 November 2019.

Nilai APBD kota Bekasi pada tahun 2020 yang disepakati adalah 5,82 miliar rupee. Setelah ditetapkan, rancangan PDBD akan diserahkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk dievaluasi sebelum diundangkan dan dapat digunakan secara efektif mulai Januari 2020.

APBD mewakili pendapatan daerah 3,01 miliar rupee, sumber pajak daerah 2,12 miliar rand, penarikan regional 164,14 miliar rand, hasil dari manajemen warisan regional dipisahkan oleh 21,62 miliar rand dan pendapatan daerah yang sah lainnya dari 710 rupee 64 miliar.

Pendapatan di luar ini, pemerintah pusat memiliki saldo 1,66 triliun rupee yang terdiri dari pemisahan pajak dan pendapatan bukan pajak 152,93 miliar rupee, salah satu dari Dana alokasi umum (SAD) 1,26 triliun rupee dan dana alokasi khusus 243 rupee. 97 miliar.

Pendapatan tersebut kemudian berasal dari pendapatan daerah yang sah sebesar Rs 1,14 triliun dalam bentuk dana bagi hasil pajak di provinsi Jawa Barat dan pemerintah daerah lainnya, yaitu Rs. 804,58 miliar, serta Bantuan keuangan dari provinsi atau otoritas lokal lainnya sebesar 342,34 miliar rupee.

Pada saat yang sama, pengeluaran daerah adalah Rs.2.68 miliar, di mana Rs.2.25 miliar dalam upah, Rs.135.10 miliar dalam subsidi, Rs 101.24 miliar dalam bantuan sosial, pengeluaran subsidi dari Rs. 6 miliar dan bantuan keuangan 33 miliar. , 82 miliar dan pengeluaran yang tidak direncanakan sebesar 153 miliar rupee.

Pada saat yang sama, pengeluaran langsung telah dialokasikan ke Rs. 3,11 miliar, mendukung pengeluaran sebesar R817,08 miliar dan pengeluaran langsung sebesar $ 2,3 triliun. Berkenaan dengan pendapatan dan pengeluaran, ada surplus anggaran sebesar Rp25 miliar yang akan digunakan untuk investasi modal BUMD sebesar Rp25 miliar.

1 dari 1 halaman

Kesepakatan bersama

Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan klarifikasi berjalan dengan baik sesuai dengan mekanisme persiapan APBD. Tahapannya dimulai dari Musrenbang dari tingkat RT, RW, Kelurahan, Kecamatan hingga tingkat kota.

Juga melalui aspirasi anggota dewan selama kegiatan reses atau selama pertemuan dengan konstituen mereka

"Formulasi sejak Mei lalu, lalu oleh KUAPPAS dan akhirnya RAPBD," kata Rahmat.

Sesi pleno ini dimulai pukul 22:00 dan berakhir pada pukul 01:00 WIB. (Gil)

Baca juga:
Karena laporan keuangan, semua pejabat Bekasi harus mencukur habis
Membatalkan mengingat hibah proyek DKI di Bekasi terancam penyumbatan
Pemerintah kota Bekasi memanggil ribuan pelaku angkot untuk menyebabkan kemacetan
Seharusnya gratis, minta e-KTP untuk membayar Rp 50.000.
Buat kartu keluarga dan BPJS di Bekasi dapatkan Rp 500.000
Mengurus izin di Bekasi, ada pajak konsumsi sebesar 3 juta Rp
Perantara KUA Bekasi berkeliaran dan menipu korban hingga 800.000 rupee




Source link

Check Also

Bupati Jeep Rubicon Karanganyar mencontohkan, ini adalah aturan resmi pembelian mobil

Warta.top – Pemerintah Karanganyar telah menganggarkan Rs 2,1 miliar untuk pembelian mobil resmi baru untuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *