Home / peristiwa / Alasan Kejaksaan Memeriksa Anak Mantan Dirjen Imigrasi: Ada Pemindahan Jaksa Penuntut dari Pinangki

Alasan Kejaksaan Memeriksa Anak Mantan Dirjen Imigrasi: Ada Pemindahan Jaksa Penuntut dari Pinangki

Warta.top – Penyidik ​​Kejaksaan Agung memeriksa GVS, putra mantan Dirjen Imigrasi, dalam kasus gratifikasi dengan tersangka Joko Soegiarto Tjandra (JST) alias Djoko Tjandra dan tersangka Andi Irfan Jaya (AIJ). Ujian berlangsung kemarin Selasa (8/9).

Direktur Reserse Kriminal Jaksa Agung Febrie Adriansyah menjelaskan alasan GVS diperiksa dalam kasus Djoko Tjandra.

“Karena memang ada mutasi ke G dari P,” kata Febrie kepada kejaksaan, Jakarta Selatan, Rabu (9/9).

Febrie tidak menjelaskan secara rinci jumlah transfer yang diduga dikirim ke GVS oleh pengacara Pinangki Sirna Malasari (PSM).

“Kecillah yang jelas kami hanya ingin tahu. Konteksnya menunggu, saya khawatir mengganggu penyidikan,” ujarnya.

Ia juga belum bisa memastikan apakah Pinangki mengenal GVS secara pribadi atau tidak.

“Saya juga belum mendalami, karena penyidik ​​masih menyelidiki,” ujarnya.

Dia juga membenarkan tidak ada kaitan antara pemeriksaan GVS dan petugas imigrasi dengan kasus pencabutan red nota atas nama Djoko Tjandra.

“Bagi Dirjen Imigrasi lihat saja bagiannya, gali lebih dalam untuk memastikan keluar,” jelasnya.

“Sejauh ini belum ada hubungannya. Belum ada,” pungkasnya.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Penyelidikan Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Jaksa Agung memeriksa lima saksi. Pemeriksaan tersebut terkait dengan kasus dugaan kejahatan tersebut Korupsi (Tipikor) Kiat untuk tersangka Djoko Soegiarto Tjandra (JST) dan tersangka Andi Irfan Jaya (AIJ).

Kepala Pusat Informasi Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Hari Setiyono mengatakan, hampir semua yang diwawancarai adalah saksi baru dan hanya satu orang yang merupakan saksi yang sudah diwawancarai.

Saksi baru yang diperiksa dalam perkara korupsi terhadap pejabat atau penyelenggara yang menerima hadiah, hadiah atau janji yaitu Usin selaku Kepala Pos Pemeriksaan Imigrasi Udara (TPI). kepada Pengawas Keimigrasian Direktorat Lalu Lintas Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, “kata Hari dalam keterangannya, Selasa. (8/9).

<< Danang Sukmawan en tant que chef de la gestion et des rapports à la sous-direction de la gestion des données et des rapports de la direction des systèmes et de la technologie d'information sur l'immigration, la direction générale de l'immigration au ministère indonésien du droit et des droits de l'homme, Grace Veronica Sompie en tant que fils de l'ancien directeur général de l'immigration et Darwin Yohanes Siregar en tant que directeur de PT. Indo Mobil Trada Nasional >>, lanjutnya.

Kemudian salah satu saksi yang kembali untuk diperiksa adalah pengelola apartemen Esensi Darmawangsa, Djoko Triyono. [lia]

.


Source link

Check Also

Dua kurir Sabu seberat 10 kg dan 30.566 ekstasi di Dumai divonis hukuman mati

Warta.top – Dua terdakwa divonis mati oleh hakim dengan vonis mati jenis sabu seberat 10 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *