Home / peristiwa / Ada PPKM, gubernur tetap memperbolehkan pendatang dari Jawa dan Bali berkunjung ke Sumatera Selatan

Ada PPKM, gubernur tetap memperbolehkan pendatang dari Jawa dan Bali berkunjung ke Sumatera Selatan

Warta.top – Meski kasus positif Covid-19 yang dipastikan terus meningkat, Pemprov Sumsel tidak melarang migran asal Jawa dan Bali bepergian ke Bumi Sriwijaya. Hanya saja mereka harus memastikan dirinya dalam keadaan sehat dan bebas dari virus corona.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan, kesehatannya dibuktikan dengan hasil rapid antigen, antibody dan swab test dari para pendatang. Mereka harus mengikuti prosedur pemeriksaan di fasilitas kesehatan yang tersedia.

“Asal sehat ayo berangkat ke Sumsel, pendatang selalu kami sambut dengan baik. Tapi ingat tetap ikuti prosedurnya,” kata Deru, Jumat (8/8). 1).

Untuk mengantisipasi pendatang baru tanpa menunjukkan alias tanpa corona ilegal, pihaknya telah meningkatkan pengamanan di setiap masuk ke Sumsel. Dari pintu kedatangan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, pelabuhan dan tol.

“Siapapun dari luar yang ingin masuk Sumsel harus dilakukan skrining. Kami perketat hingga meminimalisir penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Deru memperkirakan penerapan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) di Pulau Jawa dan Bali pada 11 dan 25 Januari 2021 akan mempengaruhi kondisi di Sumsel, baik kunjungan maupun pertumbuhan ekonomi. Hanya saja menurutnya pemerintah pusat sudah memikirkannya dengan matang sebelum memutuskan kebijakan.

“Paling tidak warga Sumsel yang ingin berangkat ke Jawa dan Bali dibatalkan atau ditunda. Ini efek minimalnya,” ujarnya.

Ia berharap vaksinasi pertama pada 14 Januari dan dilanjutkan ke tahap berikutnya, dapat menstabilkan keadaan. Kepercayaan publik telah kembali dan ekonomi berangsur pulih.

“Yang paranoid bisa cepat sembuh dan berdiri, kita yakin bisa sembuh. Buktinya di Palembang saja, dari zona merah Covid-19 sampai zona oranye, setidaknya tidak ada. perbaikannya, apalagi kalau nanti divaksinasi “, pungkasnya.

Pemerintah telah memutuskan untuk memberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa-Bali mulai 11-25 Januari 2021. Aktivitas warga akan dikurangi untuk menekan penyebaran virus corona. [bal]

.


Source link

Check Also

Update gempa Sulawesi Barat: 81 tewas, 1.150 rumah rusak

Warta.top – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban jiwa sebagai akibatnya gempa bumi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *