Home / peristiwa / ABG ke Samarinda ketahuan orangtuanya berhubungan seks dengan pacarnya setelah melihat ciuman leher

ABG ke Samarinda ketahuan orangtuanya berhubungan seks dengan pacarnya setelah melihat ciuman leher

Warta.top – RA (30), penganggur asal Samarinda, Kalimantan Timur, mendekam di penjara polisi. Ia diduga melakukan hubungan seks dengan pacarnya, PH (14), tak lain adalah tetangganya. Kasus ini terungkap setelah orang tua korban melihat tanda merah di lehernya, yang diduga bekas ciuman.

Kasus tersebut sebenarnya ditemukan sekitar dua pekan lalu, Selasa malam (8/12). Ibu korban gelisah karena putrinya tidak pulang hingga pukul 20.00 WITA. Sebenarnya ponsel PH tidak aktif.

“Ibu korban sempat menelepon teman korban (PH) agar buru-buru pulang. Akhirnya korban pulang sendirian, ”kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polsek Palaran, Iptu Syahrial Harahap, kepada wartawan di Samarinda, Senin 28/12.

Syahrial menjelaskan, begitu sampai di rumah, korban langsung mandi dan kembali ke kamar tidur. Sang ibu mengikuti korban ke kamar. Ibu korban kemudian curiga dengan tanda merah di lehernya, yang diduga bekas ciuman.

“Ibu korban bertanya, kenapa bisa merah? Korban menjawab tidak tahu. Malam itu juga, nenek korban datang. Akhirnya setelah neneknya Ditanya, korban mengaku RA telah melakukan perbuatan asusila dengannya, ”kata Syahrial.

Saat ditemui orang tua korban, RA mengaku hanya mencium korban yang ia akui sebagai kekasihnya. Korban membantah pernyataan tersebut dan mengatakan bahwa RA telah melakukan perbuatan tidak senonoh. “Penulis AR itu dibawa ke polisi. Jadi, di kantor dia mengaku perbuatannya sudah dua kali dilakukan di rumahnya,” kata Syahrial.

Kontan, orang tua korban tidak terima dan membuat laporan resmi ke Polsek Palaran. Tak perlu menunggu lama, RA pun ditetapkan sebagai tersangka dan dijebloskan ke penjara. “Dari kasus ini, kami mendapatkan pakaian korban sebagai barang bukti,” jelas Syahrial.

RA saat ini dipenjara berdasarkan Pasal 81 ayat (1) UU RI No. 17/2016 tentang Pembentukan Peraturan Pemerintah, bukan UU RI No. 1/2016 tentang Perubahan Kedua atas PP tersebut. UU Perlindungan Anak No. 23/2002. [gil]

.


Source link

Check Also

Tak mampu membayar Rp 300 juta untuk arisan, mobil pria Badung disita preman

Warta.top – Tim dari Bareskrim Polda Bali menangkap seorang wanita dan empat preman dalam misi …