Home / peristiwa / 99,31% BST Bansos didistribusikan di Provinsi Bali

99,31% BST Bansos didistribusikan di Provinsi Bali

Warta.top – Kementerian Sosial (Kemensos) sebagai anggota kelompok kerja penanggung jawab penanganan Covid-19 mempercepat penanganan Covid-19 melalui pelaksanaan bansos berupa kartu sembako tanpa uang tunai, Bansos tunai, bansos tunai non PKH, dan bansos beras. Bantuan tersebut dimaksudkan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga penerima bansos.

Kali ini, Bantuan Sosial Tunai (BST) disalurkan di Badung, Bali. Penyaluran di wilayah ini merupakan penyaluran Tahap VII yang dilakukan oleh PT Pos Indonesia (Persero) dengan nilai bantuan Rp 300.000 untuk setiap keluarga penerima (KPM). Penyaluran telah dialokasikan sebesar 101.046 KPM, dengan rincian Kota Denpasar sebanyak 10.152 KPM, Kabupaten Badung 12.154 KPM, dan sisanya tersebar di tujuh kecamatan lainnya di Bali.

Ketua DPR Puan Maharani, Menteri Sosial Juliari P. Batu Bara Ketua dan Direktur PT Pos Faizal Rochmad Djoemadi – Pantauan langsung proses distribusi. Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Direktur Jenderal Manajemen Miskin, Kementerian Sosial Asep Sasa Purnama, Dirjen. Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial Edi Suharto, Direktur Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) Charles Sitorus.

© 2020 Warta.top

“Bantuan sosial harus dalam bentuk yang tepat, tepat waktu dan tepat sasaran. Anggaran akan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Diharapkan juga tercipta sinergi kerja antara pihak-pihak yang terlibat dalam penyaluran bansos guna mempercepat penanganan Covid-19 ”. Kata direktur jenderal Kementerian Manajemen Miskin (PKP) urusan sosial Asep Sasa Purnama.

Dalam sambutannya, Puan menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bantuan pemerintah melalui Kementerian Sosial untuk mengatasi pandemi Covid 19. Puan mencontohkan bahwa sebagai daerah tujuan wisata, sebagian besar masyarakat mencari nafkah dari pariwisata. . Diharapkan dengan adanya bantuan ini, mereka yang terkena Covid dapat meringankan beban masyarakat.

Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Faizal R Djoemadi mengatakan, pada tahap I hingga VI untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara sebelumnya mendapat alokasi 3.141.580 KPM dan mencapai 3.081.138 KPM atau 98 0,06 persen. Sedangkan pendistribusian BST untuk Provinsi Bali pada Tahap VI (September 2020) telah didistribusikan hingga 598.448 KPM atau 99%.

penyaluran bansos di Bali

© 2020 Warta.top

Pos Indonesia optimis pendistribusian BST tahap akhir ini dapat berfungsi dengan baik dan lengkap sesuai tujuan yang ditetapkan pemerintah dengan terus mengoptimalkan sumber dayanya, menambah titik pelayanan, memperpanjang jam pelayanan. dan mengembangkan kerjasama masyarakat di daerah, ”kata Faizal.

Selain itu, Kementerian Sosial telah menyalurkan sejumlah bantuan sebagai berikut:

1. Bantuan pangan non tunai dengan kartu sembako

Di Provinsi Bali diberikan sebesar 174.480 KPM yang tersebar di sembilan kabupaten / kota. Hingga Oktober 2020, Provinsi Bali telah menerima bantuan sebesar Rp319.452.050.000. Di Kabupaten Badung, jumlah penerima manfaat adalah 9.438 KPM. Hingga Oktober 2020, Kabupaten Badung menerima bantuan sebesar Rp18.064.200.000.

Di Kecamatan Abiansemal ada 3.309 penerima KPM, di Desa Dauh Yeh Cani ada 142 KPM. Bank distribusi adalah Banque BNI. Setiap bulan, KPM menerima Rp 200.000 melalui KKS untuk pembelian makanan dari e-Warong. Pembagian di lokasi ini untuk penyelesaian Oktober 2020 sebesar Rp 661.800.000.

2. Bantuan tunai untuk kartu sembako non PKH

Diberikan sebesar 94.300 KPM yang tersebar di sembilan kabupaten / kota dengan nilai sebesar Rp 47.150.000.000. Di Kabupaten Badung, jumlah penerima 5.535 KPM diperkirakan mencapai Rp 2.767.500.000. Di Kabupaten Abiansemal, penerima bantuan adalah 1.885 KPM senilai Rp 942.500.000. Di desa Dauh Yeh Cane, 116 KPM menerima bantuan nominal 58 juta de Rp. Bantuan disalurkan oleh Himbara / BNI. KPM mendapat bantuan tunai Rp 500.000 melalui rekening kartu sembako dan diberikan satu kali yang tercapai pada September 2020.

3. Bantuan sosial dalam bentuk tunai

Di Provinsi Bali, penerima manfaat adalah 189.635 KPM dengan total Rp 568.869.000.000. Di Kabupaten Badung disumbangkan sebesar 12.790 KPM senilai Rp 12.743.300.000. Di Kabupaten Abiansemal disalurkan sebesar 3.396 KPM dengan nominal bantuan hingga Oktober 2020 sebesar Rp10.188.000.000. Di Desa Dauh Yah Cane terdapat 613 KPM dengan nilai bantuan hingga Oktober 2020 sebesar Rp1.839.000.0000.

Bantuan sosial dalam bentuk tunai disalurkan melalui pos dan Himbara. Bantuan diberikan selama sembilan bulan, mulai April hingga Juni, dengan nilai nominal Rp 600.000 per bulan. Kemudian dari Juli hingga Desember nilainya Rp 300.000 per bulan.

4. Bantuan sosial beras

Terdapat 86.566 KPM di Provinsi Bali dengan jumlah beras yang didistribusikan 3.895.470 kilogram (kg). Rinciannya, oleh KPM mendapat bantuan beras sebesar 15 kg per KPM per bulan selama tiga bulan untuk periode Agustus hingga Oktober 2020. Pada September 2020, 30 kg beras didistribusikan untuk alokasi Agustus dan Agustus. September. Pada Oktober, hingga 15 kg beras telah didistribusikan.

Di Kabupaten Badung, 4.081 KPM menerima bantuan beras hingga Oktober 2020 sebesar 183.465 kg. Kecamatan Abiansemal, tidak kurang dari 1.497 KPM menerima bantuan beras hingga Oktober sebanyak 67.365 kg. Desa Dauh Yeh Cane yang berjumlah 21 KPM telah menerima bantuan hingga Oktober sebesar 945 kg beras. [hhw]

.


Source link

Check Also

Pesan dokter yang bertahan untuk petugas kesehatan: kenakan APD dengan benar dan benar

Warta.top – Virus Covid-19 bisa menyerang siapa saja. Dr Muallim Hawari, MMR setuju dengan ini. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *