Home / peristiwa / 46 tersangka narkoba ditangkap polisi di Karanganyar pada Agustus

46 tersangka narkoba ditangkap polisi di Karanganyar pada Agustus

Warta.top – Polisi di Karanganyar, Jawa Tengah, mengungkap 35 kasus penyalahgunaan narkoba pada Agustus 2020. Dari kasus tersebut, Polres Karanganyar mengamankan 46 tersangka dengan bukti sabu 24,2 gram.

Berkat prestasi tersebut, Polres Karanganyar mendapatkan penghargaan dari P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Narkotika). Penghargaan diserahkan oleh Presiden P4GN Rober Christanto kepada Kapolres AKBP Leganek Mawardi pada Rabu (9/9).

Wakil Bupati Karanganyar mengatakan, tindakan tegas Kapolsek dan jajarannya patut diapresiasi. Dengan adanya tindakan tegas ini diharapkan mampu menghentikan atau setidaknya mengurangi aliran narkoba ke Karanganyar.

Petugas Narkotika Polres Karanganyar berhasil menemukan tersangka berinisial AT. Warga Pasarkliwon Solo membawa 9,8 gram sabu kristalin saat diamankan di sebuah vila di Tawangmangu.

“Hari ini kami mengeluarkan siaran pers kegiatan pengolahan obat pada semester pertama tahun 2020. Selain itu, kami mendapat penghargaan di sini dari P4GN Kabupaten Karanganyar, atas prestasi yang telah kami raih. Kasus pertama cukup signifikan dengan bukti 9,8 gram. Cukup besar dan kami cukup kaget karena hasil penyidikan yang diluncurkan Juli lalu ditemukan satu tersangka seperti ini, ”kata Kapolsek Karanganyar AKBP Leganek Mawardi.

Leganek mengatakan, penangkapan tersangka yang mengantarkan tabung gas tersebut berawal dari adanya laporan penyalahgunaan narkoba di salah satu vila di Tawangmangu. Namun setelah dikejar dari villa ternyata sudah dibubarkan. Pihaknya segera mengejar penyerang di Jalan Lawu dan berhasil menangkap penyerang.

“Kami mencoba mengejarnya di sana, dia ternyata dibubarkan, kami kembali dan akhirnya kami mengejarnya. Dia menggunakan mobil Suzuki Baleno di depannya di Jalan Lawu. Akhirnya setelah kami menggeledahnya, kami menemukannya di dalam mobil berupa kristal sabu dengan berat hampir 10 gram, ”ujarnya.

“Bagi yang berkepentingan, kita terapkan undang-undang n ° 35 tahun 2009 tentang narkotika pasal 114 junto 112. Hukuman maksimal 20 tahun, yakni minimal 6 tahun”, terangnya. [gil]

.


Source link

Check Also

Doni Monardo: Disiplin protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 adalah harga tetap

Warta.top – Ketua Satgas Manajemen COVID-19 Doni Monardo menegaskan Covid-19 itu nyata. Berdasarkan hasil beberapa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *