Home / peristiwa / 16 desa di bagian utara Kolaka terkena banjir, 12 rumah hancur

16 desa di bagian utara Kolaka terkena banjir, 12 rumah hancur

Warta.top – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara Provinsi Sulawesi Tenggara telah membangun 12 rumah bagi warga yang rusak parah dan hanyut akibat banjir yang melanda empat kecamatan di wilayah tersebut pada Kamis 17/12.

“Sekarang rumah mereka (korban banjir Kolaka Utara) sudah dibangun. Tiga sudah hanyut, sisanya rusak parah. Yang jelas ke-12 rumah yang dibangun itu bersifat sementara.” Kepala BPBD Kolaka Utara Syamsuriani, yang dihubungi lewat telepon genggamnya, mengatakan kepada Kendari. , Sabtu (2/1) malam.

Ia menjelaskan, pembangunan rumah bagi korban banjir merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang rumahnya hanyut atau rusak parah akibat banjir sebelumnya.

“Saya tidak hapal berapa rumah di desa mana. Yang jelas di Desa Batuganda, Kecamatan Lasusua, ada enam unit rumah yang dibangun. Kalau rumahnya aman untuk jalan. ‘jadi bantuan dari pemerintah daerah,’ jelasnya.

Ia mengatakan, saat ini korban banjir yang rumahnya tidak rusak parah dan sudah dibersihkan dari lumpur oleh BPBD dan OPD terkait sudah kembali ke rumah masing-masing.

Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Kolaka Utara Liderti mengatakan, saat ini jumlah desa terdampak banjir telah bertambah menjadi 16 desa / kelurahan di empat kecamatan, yakni Lasusua. , Distrik Lambai, Ranteangin dan Wawo.

“Beberapa rumah hanyut dan rusak parah, makanya pemerintah sekarang membangun rumahnya. Itu atas nama pemerintah daerah, pemerintah daerah yang bekerja. Ada kayu yang terbawa arus, lalu kayu disensor lalu dibagikan (untuk membuat rumah), ”kata Liderti. melalui ponselnya.

Sebelumnya, BPBD setempat mencatat hingga Desember 2020 terdapat 1.090 KK dari 5.236 jiwa, dengan rincian 2.727 laki-laki dan 2.435 perempuan terdampak banjir di kawasan ini yang tersebar di empat kecamatan dan 16 desa / kelurahan.

Selain itu, ia juga menuturkan banjir di kawasan itu juga menenggelamkan empat tempat ibadah yakni tiga bangunan masjid di Kecamatan Lasusu, yakni Desa Rantelimbong, Tojabi, dan Pitulua. Dan tempat peribadatan di Desa Landolia, di Kecamatan Rante Angin.

“Kemudian tiga gedung sekolah juga terendam, masing-masing adalah sekolah di Desa Rantelimbong dan Pitulua, di Kecamatan Lasusua dan satu sekolah di Desa Landolia, di Kecamatan Rante Angin,” ujarnya. dia menjelaskan.

Selain itu, kata dia, banjir juga merusak empat unit jembatan yang tersebar di empat desa, yakni Desa Batuganda, Desa Rantelimbong dan Pitulua, Kecamatan Lasusua, serta Jembatan di Desa Landolia, Kec. oleh Rante Angin. Meski begitu, jembatan yang rusak bisa dilintasi.

“Banjir juga menggenangi sawah dan ladang jagung, termasuk pemancingan untuk tambak warga,” ujarnya. Dikutip antara. [gil]

.


Source link

Check Also

Dianiaya 7 remaja, remaja asal Deli Serdang yang sedang hamil dan melahirkan

Warta.top – Seorang gadis remaja asal Deli Serdang di Sumatera Utara hamil dan melahirkan setelah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *