Home / peristiwa / 11 pejabat Jawa Tengah menyuntikkan vaksin Sinovac, tahap pertama selesai pada April 2021

11 pejabat Jawa Tengah menyuntikkan vaksin Sinovac, tahap pertama selesai pada April 2021

Warta.top – Sebanyak 11 pejabat dan tokoh masyarakat akan mendapat kesempatan pertama untuk mendapatkan suntikan vaksin Sinovac pada Kamis (14/1). Proses vaksinasi akan dipusatkan di RS Tugurejo Semarang pada pukul 07.00 WIB.

Yang pertama divaksinasi adalah gubernur dan wakil gubernur, Pangdam IV Diponegoro, Kapolda, Ketua DPRD, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD, Pimpinan IDI, PMI dan Tokoh Agama. Keuskupan Agung Semarang dan perwakilan MUI, “kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Pusat Yulianto Prabowo dalam perbincangan zoom in, Rabu (13/1).

Ia mengatakan, pelaksanaan vaksinasi di tiga wilayah sudah dilakukan di Kabupaten Semarang di Puskesmas Ungaran, RSUD Bung Karno Solo dan Puskesmas Pandanaran Kota Semarang. Sementara itu, diperkirakan tahap pertama vaksinasi Covid-19 di Jawa Tengah akan selesai pada April 2021. Sebagai penyintas Covid-19, Wali Kota Semarang Hendar Prihadi juga akan dilantik. divaksinasi dengan Puskesmas Pandanaran.

“Lebih baik tidak divaksin dulu. Sejak uji klinis vaksin tidak diberikan kepada mereka yang pernah menderita Covid-19, karena efeknya belum dilaporkan. Vaksin diberikan jika dikaitkan dengan tingkat antibodi yang rendah, “katanya.

Pada tahap pertama vaksinasi, setiap fasilitas kesehatan di Jawa Tengah hanya melayani 45 orang per hari. Dalam satu hari, vaksinasi juga dibagi menjadi tiga sesi. “Tiap sesi melayani 15 orang,” ujarnya.

Setiap peserta harus lulus pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Ada dua tabel pemeriksaan yang harus dilalui petugas kesehatan sebelum akhirnya disuntik vaksin covid-19.

“Tabel pertama, pencatatan. Tabel kedua, tempat mengecek apakah sudah memenuhi persyaratan. Jika lolos, lanjut ke tabel tiga untuk penyuntikan vaksin. Tabel keempat, observasi. Yang sudah divaksinasi jangan langsung pulang. Paling tidak 30 menit duduk memantau reaksinya, jika terjadi reaksi segera diobati diberi konsultasi dan nasehat, ”ujarnya.

Setelah petugas divaksinasi secara bersamaan, giliran petugas kesehatan (petugas kesehatan). Pihaknya menjamin seluruh tenaga kesehatan akan divaksinasi tanpa memandang status profesionalnya. “Jadi dokter, perawat, pegawai rumah sakit dan puskesmas berstatus ASN dan bukan ASN”, terangnya.

Saat vaksinasi tahap pertama, Yulianto mengatakan sebanyak 38.240 dosis vaksin telah didistribusikan di Kota Semarang. Di Kabupaten Semarang, 8.000 dosis diberikan untuk sekitar 3.000 tenaga kesehatan dan Kota Solo menerima 10.620 dosis untuk 10.069 tenaga kesehatan.

“Solo masih satu dosis suntik, untuk penyuntikan kedua untuk wilayah Solo masih menunggu pengiriman dari pusat. Untuk Kabupaten Semarang dan Semarang sudah dikirimkan dua dosis sekaligus,” ujarnya. [bal]

.


Source link

Check Also

Istri di Bukittinggi Membantu Suami Gadis Rap

Warta.top – Sepasang suami istri ditangkap polisi di Bukittinggi, Sumatera Barat karena terlibat dalam dugaan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *