Home / jakarta / Terakhir, Aditya Akbar memiliki smartphone dan dapat bersekolah di sekolah online

Terakhir, Aditya Akbar memiliki smartphone dan dapat bersekolah di sekolah online

Warta.top – Siswa kelas VII, SMP 286 Aditya Akbar telah kembali mengikuti pendidikan jarak jauh (PJJ). Sekolah akhirnya memberiku ponsel.

Hal itu diungkapkan Kepala Suku Dinas Pendidikan II (Kasudin). Jakarta Barat, Uripasih dihubungi tim media, Selasa (27/10).

“Ya, sekolah menyediakan (telepon seluler),” katanya.

Uripasih mengaku langsung terharu saat membaca berita terkait Aditya Akbar. Ia juga mengimbau kepada seluruh kepala sekolah untuk segera mendaftarkan siswa kurang mampu yang dipaksa mengikuti proses belajar mengajar. Salah satunya yang terekam adalah Aditya Akbar.

Uripasih mengaku praktis berkomunikasi dengan Aditya. Saat itu, Adiya menyuarakan keluhannya.

“Kami tanya dia sebenarnya seperti apa? Sebenarnya yang kami tanyakan dulu dia punya ponsel, tapi sekarang ponselnya rusak. Jadi di situlah dia berada.” tidak bisa melacak PJJ atau online, ”katanya.

Uripasih membenarkan bahwa Aditya sudah kembali bersekolah.

“Dulu anak-anak yang bersekolah diberi telepon seluler dan hari ini bisa belajar kembali PJJ,” ujarnya.

Sedangkan soal nilai yang kosong, Uripasih mengatakan, pihaknya meminta Aditya membawakan tugas yang diberikan gurunya ke sekolah hari ini.

“Kami minta bawa apa yang sudah diisi ke sekolah untuk dievaluasi oleh guru. Dan saya tanya apakah log itu ada atau tidak? Kalau ada, saya akan cek lagi ke guru. sehingga koran harian diringkas untuk guru mata pelajaran untuk diteruskan ke kepala sekolah, ”ujarnya.

Sebelumnya, seorang siswi SMA asal Jakarta Barat, Aditya, mengaku nilainya selama satu semester kosong karena tidak bisa mengikuti e-learning karena tidak memiliki smartphone.

Bukan tanpa alasan Aditya tidak bisa membeli perangkat untuk mendukung pembelajaran online. Ayahnya, seorang mekanik, kini telah kehilangan pekerjaan karena pandemi Covid-19. Sedangkan kakaknya, Rivai, hanya tamat SD dan masih menganggur.

Menurut Rivai, pihak sekolah menyadari kendala yang dihadapi adiknya. Sekolah bahkan mengunjungi Aditya.

Menurut Rivai, adiknya diberi kesempatan untuk melakukan tes lanjutan. Meski demikian, masih ada tuntutan orang tua untuk dapat mencukupi kebutuhan belajarnya di tengah pandemi Covid-19.

“Mereka bilang hanya bisa membantu memberikan kesempatan kepada adik saya untuk menindaklanjuti. Tapi mereka juga berharap orang tua bisa memenuhi kebutuhan Adit,” kata Rivai, Senin (26/10). ).

Jurnalis: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com [rhm]

.


Source link

Check Also

‘Garjek’ dan ‘Peluru’ berkelahi hingga ditikam di Kebon Jeruk

Warta.top – Badan Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Kebon Jeruk, Polda Metro Jakarta Pihak Barat menangkap …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *