Home / jakarta / Sebuah sindikat penipuan telepon Cina dilaporkan juga bertindak di Surabaya

Sebuah sindikat penipuan telepon Cina dilaporkan juga bertindak di Surabaya

Warta.top – Polisi penipuan telepon penipuan yang diduga dilakukan oleh warga Tiongkok. UNTUK Jakarta mereka bertindak di enam daerah dan di daerah lain di Jawa Timur. Secara total, enam tempat digunakan sebagai tempat aksi.

"Menurut hasil penyelidikan kami, kami memutuskan bahwa ada sekitar tujuh tempat mencurigakan, jadi tujuh dari mereka kurang lebih di Jakarta, ada lima, di Tangerang dan pembangunan di Jawa Timur di wilayah tersebut tak bahagia", kata Direktur Kepolisian Metropolitan Jakarta, Kepala Komisaris Iwan Kurniawandi, di lokasi penggerebekan di Kemanggisan, Jakarta Barat, Senin (25/11).

Iwan mengaku tidak tahu pasti apakah itu jaringan atau bukan.

"Kami masih dalam penyelidikan, apakah setiap TKP terkait atau tidak, yang pasti, pada saat itulah kami mendapat bukti dan tersangka," katanya. dia menyatakan.

Sebelumnya, tim gabungan Direktorat Investigasi Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) dan Narkotika Polda Metro Jaya telah melakukan pencarian di enam lokasi yang diduga digunakan sebagai tempat penipuan. Selama penggerebekan, beberapa orang asing dan orang Indonesia berhasil ditangkap oleh petugas polisi.

"Ini adalah tim gabungan Crimsus dan Kelompok Narkotika Kepolisian Metro Jaya, yang telah berhasil menggerebek enam TKP." Komisaris Humas Kepolisian Metro Jaya, Yusril Yunus, di Jakarta, Senin (25/11).

Yusri mengatakan pelakunya adalah warga negara Tiongkok yang melakukan penipuan telepon. Di mana serikat ini sering menghubungi korban yang berada di luar negeri dan menawarkan layanan yang diduga pelaku untuk menyelesaikan masalah mereka, termasuk biaya pajak korban. Dengan insentif ini, lanjutnya, korban tertarik dan kemudian mengirimkan sejumlah uang sesuai dengan kesepakatannya dengan para pelaku.

"Sejak penggerebekan rumah besar yang berlokasi di Blok C / 13, Jalan Anggrek Neli Murni II, kami telah mengamankan 26 orang. Dari 26 orang, 24 adalah warga negara Tiongkok dan 2 warga negara Indonesia sedang bertugas" kata Yusri.

Akibat penyerbuan ini, Yusril mengakui bahwa para anggota telah memantau selama tiga bulan.

"Selama 3 bulan, kami telah mencermati selama 3 bulan, informasi ini dapat diperoleh oleh kami, kemudian kami memantau dan anggota juga mengikuti gerakan mereka untuk waktu yang lama," pungkas Yusri. (IIa)

(tagsToTranslate) Chinese Online WN Fraud (t) Fraud (t) Jakarta


Source link

Check Also

Anies menyediakan mesin kremasi untuk umat Hindu di Cilincing

Warta.top – Gubernur DKI JakartaAnies Baswedan menyerahkan mesin kremasi kepada umat Hindu di Kuil Segara …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *