Home / jakarta / DKI Pemprov tidak menerapkan SIKM selama PSBB berkelanjutan

DKI Pemprov tidak menerapkan SIKM selama PSBB berkelanjutan

Warta.top – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan tidak akan memberlakukan Izin Masuk dan Keluar (SIKM) saat melaksanakan Pemeliharaan Batasan Sosial Skala Besar (PSBB) yang akan berlaku pada Senin, 14 September 2020.

“Bukan untuk outbond,” kata Anies kepada Balaikota DKI Jakarta, Sabtu malam (12/9).

Meski tidak menerapkan SIKM, Anies mengatakan, Pemprov DKI Jakarta sudah berkoordinasi dengan Pemprov Jabar terkait pelacakan mobilitas masyarakat.

“Tadi Pak Ridwan Kamil juga mengumumkan akan bekerja sama dengan Pimpinan Wilayah Jabar untuk koordinasi awal pekan depan,” ujarnya.

Lebih lanjut Anies menjelaskan, selama PSBB tetap berjalan, masyarakat bisa terus melakukan kegiatan namun dengan batasan yang lebih ketat dibanding PSBB sebelumnya.

“Artinya mereka masih aktif tapi ada pembatasan ketat dalam memutus rantai (Covi-19),” tambahnya.

Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta secara resmi mengumumkan rencana penerapan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) pada Minggu (13/9).

Pengumuman tersebut akan dilakukan setelah jajaran Pemprov DKI Jakarta menyelesaikan berbagai penyelesaian terkait gugatan PSBB yang berlangsung pada Sabtu malam.

“Besok akan kami umumkan, karena malam ini akan kami finalisasikan aturannya. Nanti dalam bentuk regulasi dan akan ada pasal. Ada detail detailnya sehingga tidak ada interpretasi yang berbeda. muncul, ”katanya. [gil]

.


Source link

Check Also

Satuan kesehatan DKI Jakarta menambah 96 tempat tidur untuk bangsal isolasi dan unit perawatan intensif bagi pasien Covid-19

Warta.top – Dinas Kesehatan DKI Pemprov Jakarta lagi dengan menambahkan tempat tidur untuk ruang isolasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *