Home / jakarta / DKI Pemprov mengajukan Raperda APBD 2021 senilai Rp82,5 triliun

DKI Pemprov mengajukan Raperda APBD 2021 senilai Rp82,5 triliun

Warta.top – Pemprov DKI Jakarta menyerahkan rancangan Peraturan Daerah APBD 2021 (Raperda) kepada DPRD dalam rapat paripurna, Kamis 26/11. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan alokasi terbesar untuk usulan APBD Raperda 2021 masih difokuskan pada pengelolaan Covid-19.

“Penyusunan APBD 2021 masih fokus pada penanganan pandemi Covid-19. Kami belum bisa memprediksi dan tahu pasti apakah pandemi akan berakhir pada 2021. Untuk itu, akan ada penyesuaian anggaran di 2021, “ujarnya kepada Gedung DPRD. DKI Jakarta, Kamis (26/11).

Ia mengatakan, kebijakan umum proyek itu meliputi kebijakan pendapatan daerah, belanja daerah, dan pembiayaan daerah. Pendapatan daerah akan diorientasikan pada peningkatan pendapatan asli daerah, pengelolaan dana transfer dan peningkatan pendapatan daerah lainnya.

Sedangkan belanja daerah akan diarahkan untuk pencapaian visi dan misi gubernur dan wakil gubernur yang tertuang dalam RPJMD 2017-2022. Diantaranya, mendorong kegiatan strategis; implementasi strategi pembangunan; memenuhi kewajiban menyediakan anggaran pendidikan; mengalokasikan anggaran untuk area yang mempengaruhi publik; pemberian bantuan dalam bentuk hibah, subsidi, bantuan sosial dan belanja yang mendukung pertumbuhan ekonomi; peningkatan lapangan kerja; bantuan kemiskinan; mendukung kebijakan nasional dan mengatasi dampak pandemi Covid-19.

Apalagi untuk pembiayaan daerah, sumber pendapatan pembiayaan pada tahun 2021 harus berasal dari penghitungan sisa anggaran (Silpa) tahun 2020 dan penerimaan pinjaman daerah untuk pemulihan ekonomi nasional (PEN), dan perpanjangan dana bantuan. pinjaman pemerintah untuk proyek MRT, ”jelasnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menjelaskan, total proyek APBD 2021 sebesar 82,5 triliun rupee, meningkat 30,4 persen, dibanding amandemen APBD 2020. Pendapatan daerah pada tahun 2021 diharapkan 72,2 triliun rupee.

Sementara itu, belanja daerah diperkirakan mencapai Rp 72,98 triliun, berupa belanja operasional, belanja modal, belanja kontinjensi, dan belanja transfer. Usulan anggaran daerah untuk APBD 2021 yang sudah diajukan ke DPRD harus dibahas secara cepat dan tepat agar bisa segera dilaksanakan.

“Kami berharap pembahasan antar fraksi bisa berjalan cepat sehingga ada RAPBD 2021 nanti, untuk detailnya nanti setelah pembahasan fraksi,” pungkas Anies. [fik]

.


Source link

Check Also

DKI Kadinkes: 13 rumah sakit penuh COVID-19

Warta.top – Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan saat ini di Jakarta, 34% dari …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *